Astrofisikawan Neil deGrasse Tyson menantang pemerintah Amerika Serikat untuk menunjukkan bukti fisik keberadaan makhluk luar angkasa ke hadapan publik, dilansir dari Detik iNET. Pernyataan tersebut disampaikan Tyson dalam sebuah wawancara karena geram terhadap perilisan dokumen tanpa bukti nyata.
Perdebatan mengenai fenomena benda terbang tidak dikenal atau Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) kembali mencuat secara global. Beberapa mantan pejabat militer serta whistleblower mengklaim pihak berwenang menyimpan informasi teknologi misterius tersebut.
Tyson menegaskan bahwa kesaksian, video berkualitas rendah, atau berkas tertulis saja tidak cukup kuat sebagai landasan ilmiah. Pakar astronomi ini meminta pemerintah segera mengeluarkan bukti konkrit demi menyudahi spekulasi publik.
"Kalau memang punya alien, tunjukkan saja," ujar Tyson, Ahli Astronomi.
Ia memosisikan diri sebagai pihak yang skeptis namun tetap bersandar pada metode pembuktian sains. Sikap tersebut ia tunjukkan melalui komentar sindiran mengenai proses transparansi yang tengah berjalan saat ini.
"Bawa keluar alien-nya. Saya akan duduk santai sambil menonton TV menunggu kalian menunjukkannya," kata Tyson, Ahli Astronomi.
Di sisi lain, Tyson melihat masyarakat global sebenarnya sudah memiliki kesiapan mental jika penemuan makhluk luar bumi benar-benar terjadi. Pengaruh industri sinema global dinilai memiliki andil besar dalam membentuk sudut pandang tersebut.
Berbagai film bertema fiksi ilmiah dan invasi makhluk asing dinilai telah melatih imajinasi manusia selama puluhan tahun. Hal ini membuat publik tidak akan terlalu terkejut saat kontak pertama terjadi.
"Kita sudah siap karena Hollywood sudah mempersiapkan kita sejak lama," ujar Tyson, Ahli Astronomi.
Pihak Pentagon sendiri diketahui sudah mulai terbuka dengan merilis beberapa video rekaman pilot militer terkait objek misterius. Kendati demikian, buku terbaru Tyson berjudul Take Me to Your Leader: Perspectives on Your First Alien Encounter tetap menekankan pentingnya pengujian laboratorium yang valid.