Umat Islam Bersiap Hidupkan Malam Takbir Idul Adha 2026

Umat Islam Bersiap Hidupkan Malam Takbir Idul Adha 2026

Umat Islam bersiap menyambut malam Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026 setelah waktu magrib. Malam ini menjadi momen penting bagi kaum muslimin untuk meningkatkan berbagai amal saleh dan menghidupkan suasana hari raya.

Ketetapan mengenai waktu hari raya ini merujuk pada hasil sidang isbat Kementerian Agama RI. Dilansir dari Detikcom, otoritas keagamaan tersebut menetapkan bahwa tanggal 1 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026.

Anjuran untuk memperbanyak zikir dan ibadah pada malam dua hari raya juga bersandar pada pandangan para ulama. Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan kesunahan menghidupkan malam tersebut dengan berlandaskan sebuah hadits.

مَنْ أَحْيَا لَيْلَتِي الْعِيدِ لَمْ يَمُت قَلْبُهُ يَوْمٍ تَمُوْتِ الْقَلَوْب.

Artinya: "Barang siapa menghidupkan malam dua hari raya, maka hatinya tidak akan mati pada saat hati-hati menjadi mati." (HR Ibnu Majah)

Meskipun Al-Albani memasukkan hadits tersebut ke dalam kategori dhaif dalam kitab Adh-Dha'ifah dan Dha'if Al-Jami', Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa hadits dhaif tetap dapat digunakan untuk konteks keutamaan amal atau fadhailul a'mal. Beberapa zikir utama yang dapat dilafalkan umat Islam meliputi takbir, tahmid, tasbih, tahlil, serta istighfar.

Malam menjelang Idul Adha sangat identik dengan kumandang takbir di berbagai tempat ibadah. Terdapat dua versi bacaan takbiran yang dapat diamalkan oleh umat Islam, yaitu versi pendek dan versi panjang.

Berikut adalah bacaan takbiran versi pendek:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ ولله الحمد.

Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.

Artinya: "Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar. Allah Mahabesar dan segala puji bagi Allah."

Sementara itu, umat Islam juga dapat melafalkan bacaan takbiran versi panjang berikut ini:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرَ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْد x3 اللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً, لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لا إِلَهَ إِلَّا CODE_1 وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamdu 3x Allaahu akbar kabiira wal hamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiila. Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal kaafiruun. Laa ilaaha illallaahu wahdahu, shadaqa wa'dahu, wa nasara 'abdahu, wa a'azza jundahu wa hazamal ahzaaba wahdahu. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.

Artinya: "Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, dan segala puji bagi Allah. Allah Mahabesar dan Mahaagung dan segala puji bagi Allah. Mahasuci Allah pada pagi dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlas kami beribadah kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, benar janji-Nya, Maha Penolong kepada hamba-Nya dan Dia mengusir mushu nabi-nabi-Nya dengan sendiri-Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar dan bagi-Nya segala puji."

Kedua teks bacaan takbiran Idul Adha tersebut dimuat dalam buku Panduan Praktis Salat Wajib dan Sunah yang ditulis oleh Abdul Bakir.

Batas Waktu Takbiran Idul Adha 2026

Waktu pelaksanaan takbiran untuk Idul Adha memiliki durasi yang lebih panjang daripada Idul Fitri. Kumandangnya dimulai sejak waktu subuh pada tanggal 9 Zulhijah yang merupakan hari Arafah.

Masa kesunahan membaca takbir ini akan terus berlangsung hingga hari-hari Tasyrik. Batas akhir pembacaan takbir ditetapkan sampai selesainya waktu salat Asar pada tanggal 13 Zulhijah.

Jika dikonversikan dengan kalender masehi berdasarkan ketetapan awal Zulhijah dari pemerintah, maka rentang waktu takbiran Idul Adha 2026 dimulai dari hari Selasa, 26 Mei 2026 dan akan berakhir pada Sabtu, 30 Mei 2026 selepas ibadah salat Asar.

Artikel terkait

Rekomendasi