Umat muslim dianjurkan untuk menunaikan ibadah puasa sunnah pada tanggal 8 dan 9 Zulhijah menjelang perayaan Idul Adha. Amalan ini memiliki kedudukan penting dan mendatangkan banyak keutamaan bagi yang mengerjakannya.
Seperti dilansir dari Detikcom melalui buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa karya Ustaz Ali Amrin Al Qurawy, puasa pada 8 Zulhijah dikenal dengan nama Tarwiyah. Sementara itu, ibadah puasa pada 9 Zulhijah disebut sebagai puasa Arafah.
Secara bahasa, Tarwiyah berasal dari kata tarawwa yang memuat arti membawa bekal air, sebuah istilah yang erat kaitannya dengan aktivitas jemaah haji. Di sisi lain, pelaksanaan puasa Arafah bertepatan dengan momen ketika jemaah haji sedang melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah.
Berdasarkan keputusan sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag RI) dalam menetapkan awal bulan Zulhijah, tanggal 1 Zulhijah 1447 H ditetapkan bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026. Melalui ketetapan tersebut, puasa Tarwiyah 8 Zulhijah jatuh pada Senin, 25 Mei 2026, dan puasa Arafah 9 Zulhijah berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.
Bagi umat muslim yang ingin menjalankan ibadah sunnah ini, bacaan niat dapat merujuk pada Buku Pintar Agama Islam karya Abu Aunillah Al Baijury.
Berikut adalah lafaz niat untuk puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Zulhijah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya:"Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Taala."
Selanjutnya, ini adalah lafaz niat untuk puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah:
نويْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةَ اللَّهِ تَعَالَى
Nawaitu sawma 'Arafata sunnata Allahi taala.
Artinya: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Pelaksanaan Puasa
Secara teknis, penerapan puasa pada 8 dan 9 Zulhijah tidak berbeda dengan puasa sunnah lainnya. Buku Hidup Tenang dan Dikejar-kejar Rezeki tulisan Zainal Abidin menjelaskan bahwa niat puasa sudah bisa diamalkan sejak momen matahari terbenam hingga sebelum terbit fajar.
Kendati demikian, terdapat pandangan ulama yang menyatakan bahwa niat puasa sunnah tetap sah dibaca sepanjang belum memasuki waktu Zuhur. Syarat utamanya adalah orang tersebut belum melakukan aktivitas apa pun yang dapat membatalkan puasa sejak fajar menyingsing.
Keistimewaan Menunaikan Puasa Zulhijah
Melaksanakan kedua puasa sunnah ini mendatangkan keuntungan spiritual yang besar bagi kaum muslimin. Beberapa keistimewaan yang bisa diperoleh antara lain menjadi amalan yang sangat dicintai oleh Allah SWT serta dapat menghapus dosa selama dua tahun.
Selain itu, ibadah ini menjadi wasilah untuk dibebaskan dari api neraka dan mampu menjaga kesehatan lahir maupun batin. Puasa menjelang Idul Adha ini juga berfungsi sebagai sarana menghadirkan renungan mendalam sekaligus meningkatkan motivasi dalam beribadah.