Uni Eropa Desak Akses Teknologi Kecerdasan Buatan Mythos Milik Anthropic

Uni Eropa Desak Akses Teknologi Kecerdasan Buatan Mythos Milik Anthropic

Menteri Ekonomi Spanyol Carlos Cuerpo mendesak Uni Eropa untuk menjamin akses awal terhadap model kecerdasan buatan Mythos guna memperkuat pertahanan siber perusahaan regional pada pertemuan Eurogroup di Brussels, Senin, 4 Mei 2026.

Langkah ini diambil setelah muncul kekhawatiran bahwa teknologi buatan perusahaan asal Amerika Serikat, Anthropic, tersebut mampu mendeteksi lubang keamanan pada hampir semua perusahaan di dunia, termasuk sektor perbankan yang krusial.

Menurut laporan elmundo.es, saat ini akses terhadap Mythos masih sangat terbatas dan baru diberikan kepada 40 perusahaan di Amerika Serikat, sementara perusahaan di Eropa hanya menerima dokumentasi teknis yang dinilai tidak memadai.

"Eropa tidak boleh menjadi wilayah kelas dua dalam adopsi kecerdasan buatan (AI), tertinggal dari Amerika Serikat atau China," kata Carlos Cuerpo, Wakil Presiden dan Menteri Ekonomi Spanyol.

Cuerpo menekankan pentingnya koordinasi di bawah naungan Komisi Eropa agar negara-negara anggota tidak bergerak sendiri-sendiri dalam melakukan negosiasi dengan pengembang teknologi canggih tersebut.

"Kita butuh payung Komisi dan pendekatan yang terkoordinasi," tegas Carlos Cuerpo.

Pemerintah Spanyol melalui Cuerpo juga menyoroti potensi risiko jika terjadi kelangkaan pasokan bahan bakar jet atau kerosin di Eropa menjelang musim pariwisata, meskipun ketergantungan Spanyol terhadap impor kerosin tergolong rendah.

"Kami melihatnya dengan kekhawatiran. Kami percaya masalah ini harus ditangani sebelum sinyal-sinyal kelangkaan tersebut mulai muncul," ujar Carlos Cuerpo.

Ia menambahkan bahwa Spanyol memproduksi 80 persen kerosin yang dikonsumsi secara domestik sehingga memiliki kapasitas kilang yang cukup kuat untuk menghindari krisis energi di tingkat nasional.

"Kami memiliki kapasitas pengilangan yang besar untuk dapat menghindari situasi kelangkaan. Oleh karena itu, kami berada di posisi yang baik, namun situasi di negara-negara Uni Eropa lainnya tetap penting," tambah Carlos Cuerpo.

Terkait kebijakan perdagangan global, Cuerpo menyinggung rencana Donald Trump untuk menaikkan tarif impor kendaraan Eropa sebesar 25 persen yang dituding melanggar kesepakatan dagang kedua blok tersebut.

"Komisi sendiri telah menyatakan bahwa kami sedang dalam proses mengajukan komitmen yang kami capai pada bulan Agustus, dan kami mengharapkan hal yang sama persis dari pihak Amerika Serikat," komentar Carlos Cuerpo.

Cuerpo juga menyatakan bahwa sekitar 60 persen produk Spanyol sebenarnya diuntungkan dengan perubahan struktur tarif terbaru dibandingkan perjanjian awal, namun pemerintah tetap bersiap untuk mengambil tindakan jika kesepakatan dilanggar.

"Mari kita berharap ada kemajuan yang nyata untuk segera menetapkan kesepakatan bulan Agustus lalu di atas meja," pungkas Carlos Cuerpo.

"Bagaimanapun, jika Amerika Serikat melanggar bagiannya, tentu saja kami mencadangkan kapasitas untuk bertindak," tutup Carlos Cuerpo.

Hingga saat ini, Anthropic menyatakan masih menahan peluncuran publik Mythos untuk memberikan waktu bagi dunia bersiap menghadapi potensi dampak teknologi tersebut terhadap keamanan digital global.

Artikel terkait

Rekomendasi