Uni Eropa Siap Denda Google Ratusan Juta Euro

Uni Eropa Siap Denda Google Ratusan Juta Euro

Komisi Eropa bersiap menjatuhkan denda ratusan juta euro kepada Google karena dugaan pelanggaran Undang-Undang Pasar Digital (DMA). Sanksi ini berkaitan dengan hasil investigasi terhadap dominasi ekosistem pencarian perusahaan raksasa teknologi tersebut.

Dilansir dari surat kabar Jerman Handelsblatt, penyelidikan yang dimulai sejak Maret 2025 tersebut kini hampir selesai. Pengumuman resmi mengenai hukuman finansial ini diperkirakan bakal dirilis sebelum liburan musim panas.

Langkah tegas ini menjadi denda tertinggi yang pernah dikenakan berdasarkan regulasi DMA sejak pertama kali diberlakukan pada tahun 2022. Sebelumnya, hanya Apple dan Meta yang pernah menerima sanksi serupa, dengan rekor denda tertinggi sebesar 500 juta euro yang dijatuhkan kepada Apple tahun lalu.

Pihak berwenang menemukan bahwa Google, dalam kapasitasnya sebagai penjaga gerbang digital, terbukti memprioritaskan layanannya sendiri di mesin pencari dibandingkan produk pihak ketiga. Selain itu, platform Google Play juga dinilai gagal memenuhi kewajiban untuk membiarkan pengembang mengarahkan konsumen ke alternatif pembayaran yang lebih murah.

Penegasan mengenai fokus utama dari sanksi ini disampaikan oleh perwakilan dari otoritas terkait. Regulasi ketat tersebut diterapkan demi menjaga keadilan kompetisi di pasar digital Eropa.

"Bahkan dengan negosiasi kami mengenai solusi masa depan, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah berikutnya sesegera mungkin," kata juru bicara Komisi Eropa kepada Reuters.

Di sisi lain, perusahaan induk Alphabet telah menerapkan sejumlah perubahan pada Google Penelusuran untuk mematuhi aturan baru tersebut. Namun, kebijakan pembenahan internal ini justru dinilai berdampak buruk pada kenyamanan pengguna oleh pihak internal perusahaan.

"Perubahan yang telah kami lakukan pada Penelusuran di bawah DMA menunjukkan penurunan peringkat terbesar dalam sejarah produk, sehingga menciptakan pengalaman kelas dua bagi masyarakat Eropa dan menguntungkan beberapa pelapor yang mementingkan diri sendiri," kata juru bicara Google kepada publikasi berita.

Sebelum keputusan denda ini mencuat, Komisi Eropa sempat memberikan kelonggaran waktu tambahan bagi Google untuk memperbaiki masalah persaingan usaha setelah proposal awal mereka ditolak. Google sendiri tercatat sering menghadapi sanksi dari Uni Eropa, termasuk denda antimonopoli teknologi iklan senilai 2,95 miliar euro pada September lalu, serta menghadapi dua penyelidikan baru terkait penurunan peringkat konten media dan penggunaan data penerbit web untuk pelatihan AI.

Artikel terkait

Rekomendasi