UOB Indonesia Buka Kompetisi Painting of the Year 2026

UOB Indonesia Buka Kompetisi Painting of the Year 2026

UOB Indonesia resmi membuka pendaftaran kompetisi seni rupa tahunan UOB Painting of the Year (POY) 2026 mulai Rabu, 6 Mei hingga 31 Juli 2026. Ajang ke-16 di Indonesia ini memberikan kesempatan bagi seniman lokal berusia di atas 16 tahun untuk memamerkan karya orisinal secara digital guna menembus panggung regional Asia Tenggara.

Dilansir dari Lifestyle, kompetisi yang diinisiasi sejak 1982 ini juga berlangsung secara serentak di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Program ini telah menjadi wadah pengembangan karier seniman selama empat dekade melalui penghargaan UOB Southeast Asian Painting of the Year yang mempertemukan para pemenang dari setiap negara.

Pemenang di tingkat regional akan mendapatkan hadiah uang tunai senilai 13.000 dolar Singapura. Selain dukungan finansial, penyelenggara juga menyediakan fasilitas residensi seniman di luar negeri untuk memperluas pengalaman artistik pemenang.

Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, Luke Ariefiandi, memberikan penegasan mengenai tujuan jangka panjang perusahaan dalam mendukung ekosistem seni melalui akses jejaring internasional.

"Kompetisi ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami dalam mendukung perkembangan komunitas seni lokal. Kami berfokus dalam memberdayakan seniman untuk tumbuh secara berkelanjutan di luar kompetisi," ujar Luke Ariefiandi, Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia.

Ia menambahkan bahwa para seniman dapat memanfaatkan UOB Art Alumni Network untuk mendapatkan akses pameran, diskusi seni, hingga kolaborasi profesional. Salah satu wujud nyata pengembangan tersebut adalah pengiriman alumni terpilih untuk mengikuti program UOB-NAFA Studios Residency di Paris.

Pada tahun ini, Aurora Arazzi yang merupakan pemenang Gold Award kategori Established Artist UOB POY 2025 Indonesia telah terpilih. Ia dijadwalkan mengikuti program residensi di Cité Internationale des Arts, Paris, yang akan dimulai pada Juli 2026.

UOB Indonesia juga menerapkan pembaruan kriteria untuk kategori Established Artist atau Seniman Profesional pada periode kali ini. Penyesuaian dilakukan agar proses penilaian tetap relevan dengan rekam jejak nyata seniman dalam ekosistem seni rupa saat ini.

Seniman profesional wajib memenuhi sekurangnya tiga syarat, di antaranya pernah mengadakan pameran tunggal atau kelompok, memiliki representasi galeri komersial, hingga pernah menerima penghargaan seni. Syarat lainnya mencakup riwayat penjualan karya serta penerimaan grant atau komisi seni.

Proses kurasi karya akan dilakukan oleh dewan juri yang dipimpin oleh Melati Suryodarmo selaku Ketua Dewan Juri. Melati akan bekerja sama dengan dua anggota juri lainnya, yakni Agung Hujatnika dan Heri Pemad, yang memiliki reputasi luas di dunia seni rupa internasional.

Pengumuman pemenang UOB POY 2026 tingkat Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026. Perwakilan terbaik dari Indonesia tersebut kemudian akan berkompetisi di tingkat regional, dengan pengumuman pemenang utama di Singapura pada 28 Oktober 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi