Banyak orang kerap merasa bingung dalam menentukan urutan pemakaian concealer dan foundation saat merias wajah. Padahal, kedua produk kosmetik ini sebenarnya tidak memiliki aturan urutan baku yang kaku.
Urutan pengaplikasian antara concealer dan foundation dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta preferensi setiap individu. Dilansir dari Wolipop, masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang dapat menjadi bahan pertimbangan.
Para penata rias atau make up artist (MUA) pada umumnya lebih sering mengaplikasikan foundation terlebih dahulu. Langkah ini dilakukan karena foundation memiliki fungsi utama sebagai dasar riasan atau base make up.
Metode ini sangat disarankan bagi Anda yang ingin menyamarkan warna kulit tidak merata, noda kemerahan, atau ketidaksempurnaan lainnya pada wajah.
"sebagai MUA profesional saya lebih suka mengaplikasikan foundation dulu agar ketika dipadukan dengan concealer, hasilnya benar-benar sempurna." kata Kim Baker, MUA sekaligus pendiri Glamazon Beauty.
Robert Sesnek, seorang MUA selebriti dan Brand Ambassador CATRICE Cosmetics, juga lebih memilih untuk mengaplikasikan foundation secara tipis saja. Menurutnya, langkah tersebut sudah memadai apabila formula produk yang digunakan sudah tepat.
"Concealer ditambahkan jika perlu. Ini akan menghasilkan base make up yang lembut, ringan dan natural tapi noda di wajah tetap tersamarkan," ujar Robert Sesnek.
Melalui metode ini, concealer cukup dibubuhkan pada area wajah yang memang memerlukan tingkat ketebalan atau coverage lebih tinggi saja.
Hal penting yang harus diperhatikan adalah memastikan produk concealer dan foundation memiliki tekstur yang sejenis. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan foundation berjenis bedak atau powder, sebaiknya hindari pemakaian concealer cair setelahnya.
Apabila concealer diaplikasikan mendahului foundation, terdapat risiko produk tersebut akan bergeser dari area yang ingin ditutupi. Kondisi ini membuat Anda harus mengoleskan kembali concealer pada titik yang belum tertutup, sehingga penggunaan produk menjadi lebih boros.
Tekstur concealer yang umumnya lebih kental daripada foundation juga dapat membuat riasan tampak terlalu tebal dan kurang natural jika dipakai berlebihan di bawah foundation. Menggunakan foundation terlebih dahulu membantu memperkirakan takaran concealer yang pas untuk menyamarkan noda.
Mengaplikasikan Concealer Sebelum Foundation
Sebaliknya, urutan penggunaan concealer sebelum foundation biasanya diterapkan untuk keperluan dokumentasi atau fotografi. Kilatan lampu kamera saat pemotretan cenderung memperjelas area wajah yang diaplikasikan concealer.
"Saya hanya menggunakan concealer terlebih dahulu saat merias untuk keperluan editorial, pemotretan dan penampilan televisi. Lampu studio seringkali mudah membuat wajah tampak pucat," ucap Robert Sesnek.
Kondisi lain yang mendasari penerapan urutan ini adalah ketika warna atau shade concealer yang tersedia lebih gelap daripada warna foundation. Tujuannya adalah agar perbedaan warna tersebut dapat tersamarkan dengan baik.
Sébastien Tardif, seorang MUA selebriti sekaligus pendiri Veil Cosmetics, turut memberikan penjelasan mengenai penanganan area mata.
"Kalau ada lingkaran hitam di bawah mata yang ingin ditutup, maka gunakan color corrector lalu concealer baru dilapis lagi dengan foundation." tutur Sébastien Tardif.
Kombinasi antara color corrector dan concealer ini dapat langsung menyamarkan perubahan warna kulit sekaligus tanda kelelahan di bawah mata. Hasil dari metode ini dinilai jauh lebih efektif daripada hanya mengandalkan foundation.
Bagi Anda yang menerapkan teknik contour, aplikasikan concealer dengan tingkat warna dua tingkat lebih terang dari warna asli kulit setelahnya. Langkah ini berfungsi sebagai pembuat highlight.
"Area mata dan contour akan lebih cerah serta tampak jelas," kata Sébastien Tardif.