Platform pesan instan milik Meta, WhatsApp, dilaporkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengiriman pesan sambutan (greeting message) secara otomatis di dalam grup.
Inovasi ini bertujuan untuk meminimalisasi kecanggungan anggota baru yang sering kali bingung mengenai konteks obrolan saat pertama kali bergabung dalam komunitas digital tersebut.
Dilansir dari Tekno, temuan ini pertama kali muncul pada pembaruan WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.19.2 yang sedang dalam tahap pengujian internal.
Fitur pesan sambutan otomatis ini dirancang sebagai solusi taktis karena banyak pengguna cenderung mengabaikan kolom deskripsi grup yang sebenarnya berisi informasi penting atau tujuan grup.
Melalui fitur ini, sebuah teks pengantar singkat akan langsung muncul secara otomatis di layar ruang obrolan tepat saat seseorang masuk ke dalam grup (WAG).
Kehadiran teks tersebut diharapkan membantu anggota baru merasa disambut dengan hangat sekaligus lebih cepat memahami topik yang sedang dibahas tanpa harus menebak-nebak.
Meskipun berfungsi otomatis, fitur ini tidak akan aktif secara bawaan (default) melainkan bersifat opsional bagi pengelola grup.
Admin memiliki kendali penuh untuk mengonfigurasi atau mengaktifkan pesan sambutan ini melalui menu izin grup (group permissions) yang tersedia di pengaturan.
Satu hal yang menjadi catatan penting adalah konsistensi informasi, di mana sebuah grup hanya diperbolehkan memiliki satu pesan sambutan utama meski dikelola oleh banyak admin.
Teks sambutan tersebut dapat dirancang secara kreatif, misalnya dengan menyisipkan undangan bagi anggota baru untuk memperkenalkan diri agar interaksi antaranggota terjalin lebih erat.
Melengkapi Fitur Riwayat Obrolan
Kehadiran pesan sambutan ini menjadi pelengkap dari fitur "Catch Up" yang sebelumnya telah diperkenalkan WhatsApp untuk meningkatkan pengalaman pengguna baru.
Pada Februari lalu, WhatsApp sudah merilis kemampuan bagi admin untuk membagikan riwayat obrolan lama kepada mereka yang baru saja bergabung.
Fasilitas tersebut memungkinkan anggota baru membaca antara 25 hingga 100 pesan terakhir dari 14 hari ke belakang guna mengejar ketertinggalan percakapan.
Seluruh pesan yang dibagikan dalam riwayat tersebut tetap dipastikan keamanannya karena dilindungi oleh sistem enkripsi end-to-end yang menjadi standar privasi WhatsApp.
Saat ini, fitur pesan sambutan otomatis masih terus disempurnakan oleh pihak pengembang sebelum nantinya diluncurkan secara bertahap kepada seluruh pengguna global.