X Batasi Unggahan Pengguna Tanpa Centang Biru

X Batasi Unggahan Pengguna Tanpa Centang Biru

Platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, kini menerapkan kebijakan baru dengan membatasi jumlah postingan yang dapat diunggah oleh pengguna tanpa centang biru. Pengguna yang ingin mengunggah konten tanpa batasan diwajibkan untuk berlangganan layanan X Premium.

Dilansir dari Detik iNET, laman X Help Center menyatakan bahwa pemilik akun yang tidak terverifikasi atau tidak memiliki centang biru hanya diperbolehkan mengunggah 50 postingan original serta memberikan 200 balasan setiap harinya. Aturan pembatasan ini berlaku untuk aktivitas dari seluruh perangkat, mulai dari versi web, aplikasi mobile, ponsel, hingga API.

Kebijakan anyar tersebut menunjukkan penurunan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan aturan sebelumnya. Berdasarkan data dari Internet Archive pada laman X Help Center versi terdahulu, batas unggahan yang diberikan kepada pengguna sebelumnya mampu mencapai 2.400 postingan per hari.

Meskipun demikian, halaman X Help Center yang telah diperbarui terpantau masih mencantumkan rujukan lama mengenai batasan 2.400 cuitan per hari. Namun, pihak X dipastikan akan langsung mengirimkan notifikasi berupa pesan error ketika pengguna telah melampaui batas kuota harian yang ditentukan.

"Jika Anda mencapai batas, kami akan memberi tahu Anda dengan pesan error yang menunjukkan batas mana yang telah Anda capai," tulis X di laman Help Center.

"Untuk batas yang berbasis waktu (seperti Direct Messages, postingan, perubahan email akun, dan permintaan API), Anda akan bisa mencoba lagi setelah batas waktu tersebut berakhir," sambungnya.

Kebijakan pengetatan ini diduga menjadi bagian dari langkah strategis X demi menekan angka penyebaran spam serta aktivitas bot di dalam platform. Upaya serupa juga sempat dilakukan pada Oktober 2025 melalui peluncuran fitur 'tentang akun ini' yang berfungsi memaparkan lokasi asli dari sebuah akun.

Kendati demikian, langkah komersialisasi ini memicu gelombang protes dari para pengguna setia X yang menyatakan enggan membayar biaya langganan Premium. Sejumlah pihak menilai kebijakan radikal tersebut justru berpotensi memicu migrasi pengguna dalam jumlah besar meninggalkan platform tersebut.

"Sangat mudah untuk melampaui batas 50 postingan per hari jika ada cuaca buruk. Pembaruan yang sangat buruk sekali bagi kami yang tidak ingin mengeluarkan lebih banyak uang kepada seorang miliarder," tulis pakar meteorologi Sam Kuffel dalam postingannya di X.

"Mereka melakukan segala cara untuk memaksa orang-orang agar mau membayar lol. Saya tetap tidak akan membayarnya dan tidak akan pernah," ujar pengguna X SJBasketbal8.

"Tidak pernah ada website yang membenci penggunanya sendiri seperti x dot com di bawah kepemimpinan Elon Musk," ujar mattxiv.

Bagi para pengguna yang tetap berniat aktif membagikan konten secara bebas tanpa batasan, X menyediakan opsi langganan Premium paling terjangkau melalui paket Basic. Opsi langganan ini dipatok dengan harga Rp 31.000 untuk jangka waktu per bulan atau sebesar Rp 325.000 untuk paket per tahun.

Selain regulasi khusus bagi pengguna gratisan, platform ini juga memberlakukan batasan umum yang mengikat seluruh jenis akun pemiliknya. Pembatasan general tersebut mencakup pengiriman Direct Message (DM) maksimal 500 pesan per hari, perubahan alamat email akun sebanyak empat kali per jam, kuota mengikuti akun baru maksimal 400 akun per hari, serta batasan total mengikuti maksimal 5.000 akun.

Artikel terkait

Rekomendasi