Unit XLSmart for Business menyelenggarakan forum tahunan Bravo 500 Summit 2026 di Jakarta pada Senin (8/6/2026) guna mendiskusikan tantangan serta peluang transformasi digital di Indonesia. Pertemuan ini mempertemukan para pemimpin industri, regulator, pemerintah, akademisi, hingga mitra teknologi, seperti dilansir dari Detik iNET.
Acara yang mengusung tema "Solusi Untuk Korporasi, Solusi Untuk Negeri" tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/6/2026). Forum ini menjadi penyelenggaraan kedua bagi perusahaan setelah merger XLSmart.
Penyelenggara melibatkan tiga perguruan tinggi besar, yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada, demi memperkecil jarak antara dunia akademisi dengan praktik bisnis. Kontribusi bagi perkembangan masa depan Indonesia dinilai bisa disalurkan secara efektif melalui sektor korporasi.
"Event ini akan menjadi ajang untuk berkolaborasi dengan ekosistem B2B Indonesia yang tentunya boleh dibilang ini sangat high network event yang bisa dimanfaatkan dan menjadi peluang untuk stakeholders yang hadir," ujar Direktur dan Chief Enterprise Business Officer XLSmart, Andrijanto Muljono.
Pihak manajemen menekankan pentingnya tata kelola dan target kinerja yang jelas dalam lingkungan perusahaan. Karakteristik korporasi juga dinilai mendukung penciptaan inovasi secara berkelanjutan.
"Kenapa? karena di korporasi itu kita sudah terbiasa dengan satu yang namanya harus ada governance. Kedua, kita sudah terbiasa dengan namanya KPI yang harus dikejar. Ketiga, paling penting adalah korporasi kita itu dibiasakan untuk melakukan inovasi untuk bisa tetap kompetitif dan relevan dan terus melakukan inovasi," tutur Andrijanto Muljono.
Melalui forum ini, XLSmart menegaskan perannya yang tidak terbatas pada penyediaan infrastruktur jaringan atau penjualan kapasitas bandwidth. Pihak perusahaan memposisikan diri sebagai rekan strategis dalam proses adaptasi teknologi.
"XLSmart memposisikan diri bukan hanya sebagai penjual bandwidth, layanan konektivitas atau sebagai dianggap reselling daripada ICT atau produk teknologi. Kami tidak ingin berhenti di situ, tapi kami ingin menempatkan diri kami sebagai strategy digital transformation partner. Kami selalu ingin menyambut peluang untuk bersama-sama membangun negeri ini dengan transformasi digital," tutur Andrijanto Muljono.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 2.000 pemimpin korporasi, akademisi, regulator, dan mitra teknologi untuk mengkaji pemanfaatan AI, data, serta konektivitas. Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, dijadwalkan hadir sebagai keynote speaker untuk menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri dan pemerintah.
Sesi diskusi panel utama yang dimoderatori oleh Gita Wirjawan akan mengupas dampak kecerdasan artifisial terhadap strategi bisnis dan kebijakan publik. Diskusi ini turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional seperti Franky O. Widjaja, Budi Gunadi Sadikin, Rudiantara, serta mitra strategis perusahaan.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, XLSmart for Business juga memperkenalkan ESTA Prime yang merupakan pengembangan terbaru dari platform Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA) beserta solusi digital lainnya.