Dunia kecantikan global mengalami pergeseran besar dalam memaknai perawatan wajah untuk usia matang. Jika dahulu penanganan penuaan identik dengan perubahan wajah yang drastis, saat ini tren mulai beralih ke arah yang lebih natural.
Masyarakat kini lebih menginginkan hasil perawatan yang membuat wajah tampak kencang, segar, dan mudah dirawat seiring bertambahnya usia. Fenomena yang dikenal sebagai graceful aging ini juga marak terlihat pada figur publik di industri hiburan Korea Selatan yang tetap tampil muda tanpa kehilangan karakter asli wajah mereka.
Pendekatan modern ini berfokus pada menjaga kualitas serta struktur kulit dalam jangka panjang, bukan mengubah identitas wajah. Menjawab kebutuhan tersebut, ZAP Premiere menghadirkan Ultherapy Prime, sebuah teknologi pengencangan kulit non-bedah berbasis ultrasound asal Amerika Serikat, seperti dilansir dari Medcom.
"Saat ini pasien bukan lagi datang untuk terlihat menjadi orang lain. Mereka ingin tetap terlihat seperti diri sendiri, hanya lebih fresh, lebih firm, dan lebih well-maintained. Itu yang menjadi arah baru dunia anti aging saat ini," jelas dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP, kepada tim Medcom.id.
Metode ini dirancang untuk membantu memberikan tampilan wajah yang lebih kencang, tegas, dan tetap natural bagi peminat kecantikan usia lanjut di Indonesia.
Ultherapy Prime mengandalkan teknologi micro-focused ultrasound with visualization atau MFU-V. Sistem ini bekerja dengan menghantarkan energi ultrasound secara terarah ke lapisan kulit tertentu, termasuk area penopang struktur wajah.
Melalui mekanisme tersebut, alat ini merangsang produksi kolagen alami tubuh secara bertahap. Dampaknya meliputi efek pengencangan kulit serta pembentukan kontur wajah yang tampak lebih tegas.
Teknologi ini dilengkapi fitur real-time visualization yang memandu dokter untuk melihat lapisan kulit secara langsung selama tindakan berlangsung. Hal ini membuat prosedur berjalan lebih presisi karena disesuaikan dengan kondisi kulit tiap pasien.
Perubahan hasil perawatan akan berkembang secara gradual mengikuti proses pembentukan kolagen alami kulit. Hasilnya umumnya mulai terlihat dalam waktu 2 hingga 3 bulan, serta terus berkembang hingga 6 sampai 12 bulan bergantung pada kondisi kulit, usia, gaya hidup, dan proses penuaan alami individu.