Zoom secara resmi menghadirkan ZoomMate, sebuah platform kerja berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi sebagai rekan kerja modern. Berbeda dengan asisten digital konvensional, teknologi ini mengusung konsep system of action yang mampu menyerap konteks percakapan langsung.
Sistem tersebut kemudian mengubah obrolan menjadi hasil kerja nyata secara otomatis di berbagai platform. Seperti dilansir dari Medcom, kehadiran inovasi ini bertujuan untuk mengatasi kendala alur kerja yang kerap terfragmentasi akibat penggunaan terlalu banyak aplikasi yang tidak terhubung.
Melalui integrasi fitur Agentic Search, pengguna dapat menelusuri data relevan di ekosistem internal maupun aplikasi pihak ketiga. Beberapa platform yang didukung antara lain Salesforce, ServiceNow, Workday, hingga Jira.
Teknologi ini memiliki kemampuan spesifik untuk menyatukan dokumen perusahaan, data pelanggan, dan rincian proyek yang sedang berjalan dengan diskusi aktif. Hal ini membuat tim kerja bisa mendapatkan jawaban bisnis yang rumit tanpa harus berpindah aplikasi.
Selain fungsi pencarian, platform ini bertindak sebagai koordinator tugas pintar melalui fitur Orchestrate. Agen AI tersebut berfungsi memantau jalannya proyek, menentukan langkah lanjutan setelah rapat, dan mengeksekusi pekerjaan otomatis di berbagai sistem.
Proses otomatisasi rutin yang bisa dilakukan mencakup penjadwalan di Google Calendar atau Microsoft Outlook. Selain itu, sistem dapat memperbarui data pelanggan di Salesforce hingga menjalankan proses orientasi bagi karyawan baru.
Russell Dicker selaku Chief Product Officer Zoom menyatakan:
"Zoom berada di posisi unik karena hadir di setiap percakapan tempat keputusan kerja dibuat, sehingga ZoomMate dapat membantu mengubah keputusan tersebut menjadi langkah nyata di berbagai platform kerja."
Perpindahan dari fase diskusi menuju eksekusi kini berjalan lebih cepat berkat kehadiran fitur Complete. Fitur ini memfasilitasi pembuatan materi kerja seperti presentasi, dokumen, spreadsheet, dan rencana proyek secara instan dari hasil rapat.
Melalui Zoom AI Productivity Suite, seluruh hasil kerja tersebut akan diperbarui secara real-time mengikuti perkembangan keputusan tim tanpa perlu pembaruan manual. Saat ini, layanan baru tersebut sudah dapat dinikmati oleh pelanggan di kawasan Amerika Utara.
Biaya langganan platform ini dipatok mulai dari USD20 per bulan untuk setiap pengguna. Sementara itu, peluncuran untuk wilayah Asia Pasifik termasuk Indonesia akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026.