Pemain belakang asal Jerman, Antonio Ruediger, dikabarkan akan menambah masa bakti bersama Real Madrid. Informasi mengenai masa depan sang bek ini seperti dilansir dari Bola.
Antonio Ruediger sebenarnya mengharapkan penambahan durasi dua tahun kontrak di Real Madrid. Namun, aturan klub soal kontrak pemain di atas 30 tahun tak bisa dibantah.
Dalam aturan kontrak tersebut, para pemain Real Madrid yang berusia di atas 30 tahun kabarnya hanya mendapatkan kontrak setiap satu tahun.
Ruediger disebut menerima tawaran tersebut dan dipastikan akan mengenakan kostum kebesaran Los Blancos, meskipun harus mengurangi gajinya. Langkah ini memantapkan posisinya di Santiago Bernabeu.
Selain itu, Real Madrid perlu memperhatikan soal performa Ruediger di atas lapangan, juga problem fisik yang dialami sang pemain. Masalah kebugaran menjadi poin yang cukup krusial.
Sebelumnya, Antonio Ruediger sempat mengalami serangkaian perawatan dan operasi untuk menyembuhkan cederanya. Pemulihan ini memakan waktu yang tidak sebentar.
Dalam catatan transfermarkt, Ruediger sempat mengalami cedera hamstring pada September 2025 dan memaksanya absen membela Real Madrid selama 78 hari hingga November 2025.
Selain itu, eks Chelsea ini juga sempat mengalami cedera lutut pada Januari 2026 dan absen selama 26 hari hingga Februari 2026.
Untuk melakukan penyembuhan cederanya, Ruediger bahkan harus beberapa kali mengunjungi dokter spesialis di London untuk menghilangkan rasa nyeri.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, fisik Ruediger sudah lebih baik. Performa sang pemain bersama Real Madrid juga cenderung lebih konsisten.
Bek Real Madrid asal Jerman, Antonio Ruediger, menerima kartu kuning dari wasit Slovenia, Slavko Vincic, pada laga leg kedua perempat final Liga Champions antara FC Bayern Muenchen dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026.
Pasang Surut Karier di Spanyol
Ruediger memang mengalami pasang surut karier sejak hengkang ke Real Madrid dari Chelsea dengan status bebas transfer pada musim panas 2022.
Pemain yang satu ini beberapa kali harus berusaha keras untuk masuk ke tim utama. Namun, dia kemudian mendapatkan tempat utama di bawah pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti menangani Real Madrid di periode kedua pada tahun 2021 hingga 2025. Sebelumnya, pelatih yang akrab disapa Don Carlo itu pernah melatih Real Madrid mulai tahun 2013 hingga 2015.
Namun, Ruediger kemudian mengalami masalah kronis di area pinggul dan lutut. Kondisi medis ini membuat sang pemain harus memforsir tubuhnya hingga melewati batas.
Selain itu, kesetiaan Ruediger juga sempat diuji karena Real Madrid beberapa kali menerima tawaran besar dari Arab Saudi. Meski begitu, dia memilih bertahan.
Sifat lapar gelar membuat Ruediger memilih untuk bertahan lebih lama di Real Madrid. Hasrat meraih trofi menjadi motivasi utama sang pemain bertahan di Spanyol.
Bahkan, media Spanyol AS mengungkap bahwa Ruediger merasa misinya di Real Madrid masih jauh dari kata tercapai. Misi tersebut akan diwujudkan dalam kontrak barunya, juga di bawah pelatih baru, yaitu Jose Mourinho.