Dahaga panjang Arsenal akan trofi Premier League akhirnya resmi berakhir pada musim 2025/2026. Klub berjuluk The Gunners tersebut sukses mengunci gelar juara liga domestik setelah menanti selama 22 tahun.
Seperti dilansir dari Detik Sport, kepastian gelar juara ini diperoleh setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh AFC Bournemouth pada Rabu, 20 Mei 2026, dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Manchester City tertinggal empat poin dan tidak mungkin mengejar perolehan poin Arsenal di pekan terakhir.
Keberhasilan musim ini menorehkan sejarah baru bagi manajer Mikel Arteta. Mantan gelandang The Gunners periode 2011 hingga 2016 ini menjadi eks pemain Premier League pertama yang mampu memenangkan kompetisi tersebut sebagai manajer.
Mikel Arteta mulai menakhodai Arsenal sejak Desember 2019. Setelah tiga musim beruntun selalu finis di posisi kedua, taktik pelatih asal Spanyol tersebut akhirnya membawa Arsenal kembali ke puncak tertinggi sepak bola Inggris.
Selain sang manajer, rekor luar biasa juga dipecahkan oleh pemain muda Max Dowman. Wonderkid berusia 16 tahun tersebut sah menjadi pemain paling muda yang pernah menjuarai kompetisi Premier League.
Max Dowman memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Phil Foden saat menjuarai liga bersama Manchester City pada usia 17 tahun 350 hari. Sementara itu, Max Dowman baru menginjak usia 16 tahun 144 hari pada pekan pamungkas musim ini.
Sebelumnya, dua bulan lalu Max Dowman juga mencatatkan diri sebagai pencetak gol paling muda dalam sejarah Premier League. Ia dipastikan menerima medali juara resmi karena telah tampil lebih dari lima kali pada musim ini.
Mengulang Memori Skuad Legendaris
Keberhasilan ini sekaligus menghentikan penantian panjang sejak musim 2003/2004. Kala itu, Arsenal menjuarai Liga Inggris dengan status tidak terkalahkan sepanjang musim lewat skuad legendaris "The Invincibles" yang dipimpin kapten Patrick Vieira.
Gelar juara musim ini diraih berkat kekuatan tim yang merata di berbagai lini. Viktor Gyökeres yang didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu langsung keluar sebagai pencetak gol terbanyak tim.
Kolektifitas performa Arsenal juga ditopang oleh kontribusi besar para pemain pilar seperti Bukayo Saka, Eberechi Eze, Leandro Trossard, Declan Rice, Martin Ødegaard, dan Mikel Merino.
Ketangguhan lini pertahanan menjadi kunci penting lainnya bagi armada Mikel Arteta. Penjaga gawang David Raya tampil impresif dengan menyabet penghargaan Golden Glove untuk musim ketiga secara beruntun, didukung oleh kokohnya duet bek tengah Gabriel Magalhães dan William Saliba.