Perusahaan induk TikTok, ByteDance, membantah kabar mengenai rencana peluncuran kendaraan maupun merek otomotif baru hasil kolaborasi dengan produsen otomotif China, Seres Group. Isu tersebut dilansir dari Medcom menyusul restrukturisasi anak usaha Seres yang membentuk entitas baru bernama Saidou Technology.
Pihak ByteDance mengeluarkan pernyataan resmi berisi empat poin utama guna menanggapi spekulasi yang beredar di publik. Perusahaan menegaskan tidak memiliki kepemilikan saham di Saidou, dan entitas tersebut bukan merek otomotif yang diluncurkan oleh ByteDance maupun Doubao AI.
Melalui klarifikasi tersebut, ByteDance menyatakan bahwa unit Doubao AI dan Volcano Engine milik perusahaan hanya berfokus pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta sistem kokpit pintar untuk industri otomotif. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan yang memilih menjadi penyedia solusi digital bagi produsen mobil daripada terjun langsung ke industri manufaktur kendaraan.
Kabar kemitraan ini mencuat setelah Seres melakukan restrukturisasi terhadap Chongqing Landian Technology menjadi Saidou Technology dengan suntikan modal sebesar 6,67 miliar yuan atau sekitar USD952,9 juta. Dana tersebut berasal dari sejumlah investor, termasuk lengan investasi strategis CATL, Wending Investment.
Spekulasi publik semakin menguat setelah pihak Saidou mengumumkan rencana peluncuran merek kendaraan baru pada 9 Juni 2026.
"kemungkinan tanpa batas dari kendaraan yang didefinisikan oleh AI" sebut Saidou dan Seres dalam pernyataan bersama mengenai visi perusahaan baru tersebut.
Penegasan resmi dari ByteDance kini memperjelas bahwa hubungan perusahaan dengan produk baru dari anak usaha Seres Group tersebut dipastikan hanya terbatas pada penyediaan ekosistem teknologi digital.