Crystal Palace dan Rayo Vallecano Berebut Trofi Conference League di Leipzig

Crystal Palace dan Rayo Vallecano Berebut Trofi Conference League di Leipzig

Crystal Palace dan Rayo Vallecano dijadwalkan bertanding dalam babak final UEFA Conference League 2026 di Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Jerman, pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 21.00 CEST.

Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi kedua tim karena merupakan final kompetisi Eropa pertama sepanjang sejarah klub masing-masing. Berdasarkan laporan artthreat.net, pemenang dari laga di stadion berkapasitas 47.800 penonton ini akan mendapatkan trofi juara sekaligus tiket otomatis ke fase grup Liga Europa musim depan.

Pihak UEFA mengalokasikan masing-masing 11.500 tiket untuk pendukung Crystal Palace dan Rayo Vallecano dari total 39.700 tiket yang disediakan bagi publik. Dilansir dari footballgroundguide.com, pendukung Crystal Palace nantinya akan ditempatkan di Sektor D Red Bull Arena, yang mencakup blok 26 hingga 30 di belakang gawang.

Menjelang pertandingan besar tersebut, kapten Rayo Vallecano, Oscar Valentin, menyampaikan pandangannya mengenai kondisi tim. Pemain berusia 31 tahun itu menilai suasana ruang ganti timnya menjadi modal positif yang tidak dimiliki oleh kubu lawan.

"I’m sure the Crystal Palace locker room isn’t like the one we’ve got here. That’s a point in our favour," ujar Oscar Valentin seperti dilaporkan El Partidazo de COPE.

Valentin juga menambahkan bahwa keberhasilan meraih trofi juara akan menjadi kado perpisahan yang sangat spesial bagi salah satu rekan setimnya di Spanyol.

"Lifting the Conference League? It’s the best send-off for Oscar Trejo," kata Oscar Valentin.

Meski demikian, Rayo Vallecano yang saat ini berada di peringkat kedelapan La Liga juga harus menghadapi tantangan fisik yang berat. Valentin mengakui bahwa jadwal padat di kompetisi domestik telah menguras energi para pemain menjelang laga final.

"Considering the team is very fatigued from accumulated matches, it’s a good point at a ground that’s always difficult. It brings us closer to our objective, almost within reach," kata Oscar Valentin kepada Union Rayo setelah hasil imbang melawan Valencia.

Kapten Rayo Vallecano tersebut menegaskan bahwa rotasi pemain berjalan baik dan seluruh anggota tim tetap berfokus penuh untuk menyelesaikan sisa musim sebelum terbang ke Jerman.

"We have a fairly large squad. It’s been shown that whoever plays performs well. Fatigue is taking its toll. We’ve gone quite a few games unbeaten, and the team is focused for these next two matches. It’s a mental effort we have to make week after week. With so many games in quick succession, we don’t have time to think about the final. I think the team is focused on finishing the season strong to build momentum for that highly anticipated final," ujar Oscar Valentin.

Di kubu berseberangan, Crystal Palace menghadapi kendala internal terkait kebugaran pemain. Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, harus memutar otak setelah timnya menderita kekalahan di kompetisi domestik beberapa waktu lalu.

"When the 3-0 defeat to Bournemouth felt like a friend's birthday party taking place a few days before your wedding," kata Oliver Glasner seperti dianalisis oleh bbc.com.

Pernyataan tersebut merujuk pada situasi menjelang laga semifinal kedua melawan Shakhtar Donetsk yang akhirnya mereka menangkan dengan skor 2-1. Namun, menjelang laga final di Leipzig, badai cedera justru melanda lini belakang Crystal Palace setelah dua bek tengah mereka, Chadi Riad dan Chris Richards, mengalami cedera dalam laga terbaru.

Analisis resmi dari otoritas sepak bola Eropa menegaskan signifikansi laga ini bagi sejarah kedua klub yang sama-sama berstatus sebagai tim non-unggulan.

"Both teams are chasing history. For Crystal Palace, it’s their first-ever European final. For Rayo Vallecano, it’s a first major title opportunity. One of them will make continental history," kata UEFA Conference League Analysis.

Sebelum saling berhadapan di Leipzig, Rayo Vallecano dijadwalkan melakoni pertandingan terakhir kompetisi domestik melawan Alaves pada hari Sabtu, empat hari sebelum laga final digelar.

Artikel terkait