I.League Rilis Nominasi Penghargaan Super League 2025-2026

I.League Rilis Nominasi Penghargaan Super League 2025-2026

Persaingan di panggung Super League 2025-2026 kini memasuki fase paling krusial menjelang pertandingan terakhir. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini tidak hanya memanaskan perebutan trofi juara, tetapi juga persaingan penghargaan individu.

Dikutip dari Bola, lembaga pengelola kompetisi nasional, I.League, secara resmi mengumumkan daftar nominator peraih penghargaan musiman. Kategori yang disediakan meliputi Pemain Terbaik, Pemain Muda Terbaik, Penjaga Gawang Terbaik, Pelatih Terbaik, hingga Gol Terbaik.

Para kandidat yang masuk dalam daftar dinilai mampu menjaga konsistensi performa. Selain itu, mereka memberikan kontribusi besar bagi klub masing-masing sepanjang bergulirnya Super League 2025-2026.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengutarakan bahwa atmosfer kompetisi musim ini menyajikan tingkat persaingan yang jauh lebih kompetitif. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya kualitas permainan, stabilitas performa tim, serta kemunculan talenta muda.

“Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir," jelas Ferry dikutip dari situs resmi I.League, Rabu (20/5/2026).

"Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing."

"Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim,” lanjutnya.

Proses penyaringan para nominator dijalankan secara ketat melalui kombinasi data statistik objektif. Tim penilai juga melibatkan tinjauan mendalam dari Technical Study Group (TSG), kontribusi strategi, serta aspek sportivitas.

“Kami ingin penghargaan ini benar-benar mencerminkan kualitas terbaik kompetisi," tegas Ferry Paulus.

"Karena itu, penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan angka statistik, tetapi juga dampak pemain dan pelatih terhadap permainan tim."

Catatan Statistik Para Kandidat Unggulan

Persaingan ketat dari parameter tersebut terlihat jelas pada nominasi Pemain Terbaik. Lini serang Borneo FC mengirimkan gelandang kreatif Juan Villa yang mencatatkan 405 umpan progresif serta 12 gol.

Juan Villa bersanding dengan rekan setimnya, Mariano Peralta. Penyerang tersebut tampil produktif dengan mengemas koleksi 18 gol dan 13 assist sepanjang musim.

Sementara itu, Persib Bandung menempatkan pemain bertahan asal Italia, Federico Barba, yang menggalang lini pertahanan melalui 100 intersep. Persib juga diwakili Beckham Putra yang melepaskan 138 umpan progresif dan sumbangan 3 gol.

Satu kandidat lain di lima besar diisi oleh motor serangan Persija Jakarta, Allano Brendon. Pemain ini terlibat dalam persaingan berkat torehan 9 gol, 9 assist, serta 62 kreasi peluang.

Pada kategori talenta muda dan penjaga gawang, performa nyata di lapangan juga menjadi acuan dasar. Sektor pertahanan memunculkan nama Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta yang mengumpulkan 70 intersep.

Dony Tri Pamungkas bersaing dengan talenta muda milik Borneo FC di lini tengah, Rivaldo Pakpahan. Di posisi penjaga gawang, kiper muda Cahya Supriadi masuk dalam bursa setelah membukukan 9 clean sheets dan rasio penyelamatan 83 persen bersama PSIM Yogyakarta.

Artikel terkait