Persaingan perebutan takhta juara Liga Inggris 2025-2026 memasuki fase krusial bagi Manchester City. Tim asuhan Pep Guardiola dijadwalkan melakoni laga penentu saat bertandang ke markas Bournemouth di Stadion Vitality pada pekan ke-37, seperti dikutip dari Bola.
Pertandingan penting antara Bournemouth vs Manchester City ini bakal bergulir pada Rabu (20/5/2026) pukul 01.30 WIB. Kemenangan tipis 1-0 yang diraih Arsenal atas Burnley pada pertandingan lain menempatkan The Citizens dalam situasi yang sangat tertekan menjelang akhir musim.
Kondisi tersebut membuat pasukan Pep Guardiola tidak memiliki pilihan lain selain mengamankan poin penuh. Langkah ini krusial demi memangkas jarak dengan Arsenal yang saat ini kembali menjauh menjadi 5 poin di puncak klasemen.
Manchester City wajib menang jika ingin menjaga asa meraih gelar juara. Sebaliknya, hasil imbang atau kekalahan akan membuat Arsenal dipastikan mengangkat trofi musim ini.
Apabila The Citizens berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Bournemouth, penentuan gelar juara dipastikan berlanjut hingga pekan terakhir. Pada laga pamungkas nanti, Manchester City bakal menjamu Aston Villa, sementara Arsenal harus bertandang ke markas Crystal Palace.
Modal berharga baru saja dikantongi Manchester City setelah sukses merengkuh trofi Piala FA. Keberhasilan memenangi kompetisi tersebut menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Kevin De Bruyne dan kawan-kawan untuk meneruskan tren kemenangan mereka.
Pep Guardiola menilai status sebagai juara Piala FA memberikan dampak psikologis yang positif bagi skuadnya sebelum bertolak ke Stadion Vitality.
"Tentu saja lebih baik melakukan perjalanan ke Bournemouth dengan perasaan bahwa kita telah memenangkan Piala FA daripada sebaliknya, tetapi ini adalah kompetisi yang berbeda," kata Guardiola dalam konferensi pers dikutip dari Manchester Evening News.
Meski demikian, juru taktik asal Spanyol itu memberikan perhatian penuh terhadap kekuatan Bournemouth. Skuad berjuluk The Cherries tersebut menjelma menjadi salah satu tim tangguh musim ini yang sedang bersaing ketat untuk menembus zona Liga Champions.
Ketangguhan Bournemouth terbukti lewat keberhasilan mereka menumbangkan tim besar seperti Liverpool dan Arsenal, serta menahan imbang Manchester United.
"Mereka tidak terkalahkan dalam 16 atau 17 pertandingan, jadi rekor mereka luar biasa. Kita harus menghentikan rekor itu, jika tidak, semuanya akan berakhir," ujar Guardiola.
Fokus Penuh pada Kekuatan Sendiri
Guardiola sangat menyadari bahwa menaklukkan Bournemouth di hadapan pendukungnya sendiri bukan perkara mudah. Tim yang diarsiteki oleh Andoni Iraola tersebut juga mengusung misi wajib menang demi mengamankan tiket menuju kompetisi tertinggi antarklub Eropa musim depan.
"Mereka punya waktu 10 hari untuk mempersiapkan pertandingan karena mereka berjuang untuk Liga Champions, jadi mereka punya alasan untuk menampilkan performa terbaik mereka," kata Guardiola.
Walau tuan rumah memiliki waktu istirahat yang lebih panjang, Guardiola menegaskan bahwa pasukannya telah bersiap secara maksimal. Manchester City siap berjuang habis-habisan demi memperpanjang napas dalam perburuan gelar hingga laga terakhir musim ini.
"Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, mengetahui apa yang harus kami lakukan. Ini tidak rumit, kami harus menang dan membawa harapan ke pertandingan terakhir melawan Aston Villa," tambahnya.
Mantan pelatih Barcelona itu juga enggan menggantungkan nasib timnya pada hasil pertandingan klub lain. Skuad Manchester City sepenuhnya memilih fokus untuk menyapu bersih laga tersisa dengan kemenangan.
"Yang terpenting adalah sampai di garis akhir dengan berbagai pilihan, yang Anda inginkan hanyalah sampai di pertandingan terakhir bersama orang-orang kita," tandasnya.