Palermo Kalahkan Catanzaro 2-0 di Tengah Kericuhan Tribun Barbera

Palermo Kalahkan Catanzaro 2-0 di Tengah Kericuhan Tribun Barbera

Klub Palermo memetik kemenangan 2-0 atas Catanzaro dalam laga leg kedua semifinal playoff Serie B di Stadion Renzo Barbera pada Rabu, 20 Mei 2026 malam waktu setempat, meski hasil tersebut gagal membawa mereka ke final akibat kalah agregat 2-3.

Pertandingan penentu ini diwarnai aksi kericuhan antarsuporter di tribun kehormatan saat jeda babak pertama yang melibatkan Direktur Olahraga Catanzaro, Ciro Polito, dan sejumlah pendukung tuan rumah. Dilansir dari laporan palermotoday.it, insiden kekerasan fisik tersebut mengakibatkan istri dan anak Ciro Polito dilarikan ke rumah sakit, sementara ibu dari pelatih Catanzaro, Alberto Aquilani, mengalami syok berat.

Perwakilan suporter Palermo memberikan versi berbeda dengan menyebut anak Ciro Polito bertindak agresif terlebih dahulu setelah menerima tepukan di bahu. Berdasarkan rekaman video di media sosial Instagram, insiden bermula dari adu mulut sebelum situasi memanas di area tribun d'onore.

Di dalam lapangan, Palermo unggul cepat melalui sundulan Joel Pohjanpalo pada menit kedua memanfaatkan umpan tendangan bebas Palumbo yang sempat memicu protes keras skuad Catanzaro karena dugaan gangguan terhadap penjaga gawang. Wasit Matteo Marcenaro tetap mengesahkan gol tersebut setelah melakukan peninjauan lewat VAR.

Catanzaro kemudian mendominasi penguasaan bola hingga 73,9 persen di sisa babak pertama, sementara Palermo terpaksa menarik keluar Peda yang mengalami cedera pada menit ke-16 untuk digantikan Magnani. Pertandingan tensi tinggi yang disiarkan langsung melalui saluran DAZN mulai pukul 20.00 waktu setempat ini akhirnya memastikan langkah Catanzaro ke babak final untuk menghadapi Monza.

Seusai laga, evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama babak playoff langsung menjadi agenda terdekat manajemen klub Rosanero. Pelatih Palermo, Filippo Inzaghi, menyatakan komitmen jangka panjangnya untuk tetap menukangi tim asal Sisilia tersebut pada musim depan.

"Palermo per me vale il Real, resto qui per portare i rosa in serie A" kata Inzaghi, Pelatih Palermo.

Skuad Palermo dijadwalkan kembali berkumpul untuk memulai persiapan musim baru setelah masa libur kompetisi berakhir. Semangat kebersamaan tim menjadi poin penting yang disoroti oleh internal pemain setelah pertandingan usai.

"Ripartiamo dallo spirito di gruppo visto in campo" ujar Bani, Pemain Palermo.

Sebelum pertandingan dimulai, mantan pemain Palermo, Lamberto Zauli, sempat memberikan analisisnya kepada Tuttomercatoweb mengenai beban berat yang dipikul tuan rumah akibat kekalahan 0-3 pada leg pertama di Stadion Ceravolo.

"Il Palermo per fare l'impresa e non chiudere la stagione con l'uscita di scena che, viste le premesse di inizio campionato, avrebbe tutti i crismi di una grande delusione, il Catanzaro per continuerà a stupire e sfruttare il vantaggio del 3-0 dell'andata. Il Monza attende la sua sfidante per un posto in paradiso. Ogni partita va preparata con la massima concentrazione, se pensi al risultato dell'andata puoi essere condizionato in negativo" kata Lamberto Zauli, Mantan Pemain Palermo.

Zauli menilai bahwa mengejar defisit tiga gol membutuhkan performa tanpa celah, meskipun faktor atmosfer Stadion Barbera diyakini mampu memberikan dorongan moral yang masif bagi tim.

"Quando parti con un 3-0 sulle spalle la partita non ti permette di fare alcun errore. Occorre la partita perfetta, se si incanala subito nel giusto modo i rosanero possono giocarsela. Non penso che a Catanzaro pensino che sia già fatta" ujar Lamberto Zauli, Mantan Pemain Palermo.

Kualitas lini depan Catanzaro yang dihuni pemain seperti Iemmello juga diakui sebagai kekuatan yang kompetitif di fase playoff ini.

"Il Catanzaro ha calciatori molto forti, fa i playoff da anni e non è una sorpresa. La squadra è cresciuta nel tempo, davanti ha giocatori fortissimi, uno su tutti Iemmello. Si gioca ogni partita le sus chance. Però è ancora tutto aperto" tutur Lamberto Zauli, Mantan Pemain Palermo.

Ia juga menegaskan bahwa kegagalan memenuhi target promosi sejak awal musim akan mendatangkan kekecewaan mendalam bagi publik Palermo.

"La delusione quando non arrivi all'obiettivo c'è sempre. Penso che l'obiettivo del Palermo ad inizio stagione fosse quello di centrare la promozione. Ma eventualmente bisogna ripartire e voltare pagina, lo impone lo sport. C'è però una partita da giocare e e il Barbera si fare sentire" tegas Lamberto Zauli, Mantan Pemain Palermo.

Artikel terkait