Manajer Manchester City Pep Guardiola secara ksatria memberikan ucapan selamat kepada Arsenal yang berhasil mengunci gelar juara Liga Inggris pada Selasa (19/5/2026). Kepastian takhta tersebut didapat setelah Manchester City bermain imbang 1-1 di markas Bournemouth, sehingga selisih empat poin di puncak klasemen tidak mungkin lagi terkejar dalam satu laga tersisa.
Hasil tersebut membuat armada Mikel Arteta merayakan gelar juara Premier League pertama mereka dalam 22 tahun terakhir. Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri catatan runner-up yang diraih Arsenal selama tiga musim beruntun di bawah bayang-bayang Manchester City.
Apresiasi besar langsung mengalir dari Pep Guardiola untuk mantan asistennya yang kini sukses memimpin proyek kebangkitan The Gunners di London Utara.
"Selamat kepada Arsenal, Mikel Arteta, stafnya, para pemain, dan para penggemar."
Guardiola menilai sang rival sangat layak mendapatkan mahkota juara setelah menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang musim kompetisi.
"Mereka benar-benar layak mendapatkan gelar juara," ucap Pep dilansir dari Sky Sports.
Hubungan kedua pelatih asal Spanyol ini memang sangat dekat karena Arteta pernah menjadi asisten Guardiola di Etihad Stadium sejak 2016 sebelum pindah ke Arsenal pada Desember 2019.
"Untuk bertahan dari tekanan liga ini dan finis di puncak klasemen, Anda harus memiliki mental yang kuat sepanjang musim, dan Arsenal telah menunjukkan kualitas itu," lanjut Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona tersebut menambahkan bahwa skuad Arsenal sempat diragukan banyak pihak, namun keteguhan klub untuk percaya pada proses kepelatihan akhirnya membuahkan hasil manis.
"Orang-orang sering meragukannya selama bertahun-tahun, tetapi mereka tetap bersatu dan terus percaya pada proyek ini."
Guardiola sangat memahami beratnya kompetisi di kasta tertinggi sepak bola Inggris sehingga pencapaian Arsenal musim ini patut dihormati sepenuhnya.
"Saya tahu betapa sulitnya memenangkan Premier League, jadi ketika sebuah tim melakukannya, Anda harus menghormati mereka."
Secara personal, Guardiola mengaku ikut gembira atas pencapaian mantan tangan kanannya yang dinilai berhasil menyuntikkan karakter kuat ke dalam skuad London Utara.
"Mikel membangun tim yang fantastis dengan energi, kepribadian, intensitas, dan semangat juang."
Bagi Guardiola, dedikasi tinggi Arteta terhadap dunia sepak bola membuat momen keberhasilan ini terasa sangat emosional dan bermakna.
"Dan jujur saja, saya sangat bahagia untuknya karena saya tahu betapa besar arti sepak bola bagi menyatunya."
Kemenangan ini sekaligus menegaskan kembalinya Arsenal ke jajaran elite setelah penantian panjang sejak era The Invincibles pada tahun 2004 silam.
"Arsenal meraih gelar ini melalui konsistensi dan keberanian. Momen-momen seperti ini sungguh indah bagi sepak bola," tegasnya.
Tambahan trofi ini membuat Arsenal tetap kokoh di peringkat ketiga kolektor gelar Liga Inggris terbanyak sepanjang sejarah dengan 14 trofi, berada di bawah Manchester United dan Liverpool. Sementara itu, Manchester City berada di posisi keempat dengan koleksi 10 gelar juara.