Persib Bandung berpeluang besar meraih gelar juara setelah memetik kemenangan krusial di markas PSM Makassar pada 17 Mei 2026 lalu.
Seperti diberitakan oleh Suara, tim berjuluk Maung Bandung tersebut kini berada di ambang mencetak hattrick gelar Super League musim ini.
Persib Bandung hanya memerlukan hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Namun, di tengah momentum emas menuju takhta juara, kubu Persib harus menerima kenyataan pahit terkait sanksi finansial dari otoritas sepak bola nasional.
Komdis PSSI menjatuhkan total denda Rp455 juta kepada Persib akibat berbagai pelanggaran suporter selama beberapa pertandingan terakhir.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI yang berlangsung pada tanggal 4, 5, dan 7 Mei 2026.
Hukuman pertama bermula saat Persib melakoni laga tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 30 April 2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
Manajemen Persib dijatuhi denda sebesar Rp25 juta karena kehadiran suporter mereka sebagai pendukung tim tamu, meskipun regulasi larangan away masih berlaku.
Situasi memburuk setelah peluit panjang berbunyi ketika dua orang Bobotoh dari Tribun Utara dan Tribun Selatan nekat masuk ke area lapangan.
Aksi penerobosan tersebut membuat Komdis PSSI menjatuhkan sanksi tambahan berupa denda sebesar Rp60 juta kepada pihak klub.
Kondisi di tribun juga menjadi sorotan tajam setelah suporter terbukti menyalakan tiga buah flare serta dua petasan yang menghasilkan denda Rp60 juta.
Pelanggaran di Lampung digenapi dengan aksi pelemparan botol air minum ke area lapangan yang berujung pada denda tambahan senilai Rp30 juta.
Denda Terbesar dalam Pertandingan Kontra PSIM
Jumlah denda membengkak drastis menyusul rentetan insiden saat Persib Bandung menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion GBLA pada 4 Mei 2026.
Pelemparan air minum kemasan dalam jumlah banyak ke arah lapangan oleh suporter membuat Maung Bandung kembali dikenai sanksi sebesar Rp30 juta.
Puncak pelanggaran terjadi ketika petasan dilempar ke lapangan lebih dari 10 kali hingga menyebabkan pertandingan terhenti selama empat menit.
Rentetan pelemparan petasan, penyalaan flare, serta ledakan petasan usai laga membuat Komdis PSSI menjatuhkan denda terbesar satu pertandingan senilai Rp250 juta.
Berikut adalah rincian sanksi finansial yang harus ditanggung oleh pihak manajemen Persib Bandung berdasarkan keputusan resmi Komdis PSSI.
| Bentuk Pelanggaran Suporter | Jumlah Denda |
|---|---|
| Kehadiran suporter Persib sebagai pendukung tim tamu | Rp25 juta |
| Dua suporter masuk ke area lapangan usai pertandingan | Rp60 juta |
| Penyalaan tiga flare dan dua petasan di tribun stadion | Rp60 juta |
| Pelemparan air minum kemasan ke arah lapangan | Rp30 juta |
| Pelemparan air minum kemasan dalam jumlah banyak saat laga kontra PSIM | Rp30 juta |
| Petasan dilempar ke lapangan hingga laga terhenti empat menit, serta penyalaan flare dan petasan usai pertandingan | Rp250 juta |