Persib Bandung Siapkan Pawai Kemenangan Sembari Jaga Fokus Juara

Persib Bandung Siapkan Pawai Kemenangan Sembari Jaga Fokus Juara

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mematangkan rencana pawai kemenangan Persib Bandung yang dijadwalkan pada Minggu, 24 Mei 2026, meski tim asuhan Bojan Hodak masih harus mengamankan poin terakhir di kompetisi Super League 2025/2026.

Kepastian mengenai persiapan tersebut menyusul peluang besar Maung Bandung yang memimpin klasemen dengan 78 poin dan hanya membutuhkan hasil imbang melawan Persijap Jepara pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Berbeda dengan musim sebelumnya yang berakhir di Gedung Sate karena alasan renovasi halaman, konvoi kali ini akan dialihkan menuju garis finis di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menjelaskan bahwa rombongan akan mulai bergerak sejak pagi hari dari area parkir barat Gedung Sate dengan melintasi sejumlah jalan protokol seperti Jalan Riau, Merdeka, Lembong, dan Veteran.

"Waktu diperkirakan jam 7.00 WIB sudah siap, sudah mulai berangkat dari sini. Perkiraan waktu tempuh 3 sampai 4 jam," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Pemilihan Gedung Merdeka sebagai lokasi akhir didasari oleh kapasitas area yang lebih luas untuk menampung para pendukung atau bobotoh.

Pihak manajemen klub menyambut baik keputusan rute baru ini karena dinilai efektif untuk menonjolkan sisi historis ibu kota Jawa Barat.

"Alasan kenapa kami memilih rute tersebut karena kami melihat konvoi ini harus dijadikan sebagai momentum untuk mengenalkan budaya Kota Bandung dan juga titik-tidik bersejarah Kota Bandung," ujar Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat.

Manajemen menandai tiga area penting, yaitu Patung Bola di Jalan Lembong, titik nol kilometer Kota Bandung, dan Gedung Merdeka.

"Rencananya di Gedung Merdeka itu ketika mobil berhenti di situ akan ada prosesi angkat piala dan akan dilakukan JPO Jalan Asia Afrika," tutur Adhitia Putra Herawan.

Kendati rencana selebrasi telah disusun, jajaran manajemen mengingatkan agar seluruh elemen tim tidak terbuai oleh situasi dan tetap waspada pada laga pamungkas.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar meminta para pemain tidak merayakan kepastian juara secara prematur demi menghindari hasil fatal di pertandingan terakhir.

"Saya juga bilang kepada para pemain, semua jangan dulu euforia karena kita belum selesai. Walaupun ini sudah 90% atau 99%, kita masih ada tanda berbahaya. Tanda berbahaya kalau kita kalah itu sangat fatal ya," sebut Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.

Umuh menambahkan bahwa dirinya tetap menargetkan poin penuh saat menjamu Persijap Jepara, ketimbang hanya mengincar hasil seri aman.

"Kalau draw tidak ada masalah. Tapi, saya tidak mengharapkan draw. Tetap harus dilibas dan tetap anak-anak memberikan permainan yang luar biasa dan enak ditonton untuk Bobotoh," urai Umuh Muchtar.

Senada dengan manajemen, tim pelatih juga mendorong skuad Pangeran Biru untuk menjaga determinasi tinggi seperti yang ditunjukkan pada laga sebelumnya melawan PSM Makassar.

"Saya harap kami bisa mempertahankan ini di pertandingan berikutnya (vs Persijap) karena ini belum selesai. Seperti yang saya katakan juga kemarin, ini tidak akan selesai sampai akhir. Jadi, saya berharap kami bisa meraih hasil yang baik di pertandingan berikutnya dan menjuarai liga," kata Igor Tolic, Asisten Pelatih Persib.

Artikel terkait