Klub Malaysia Selangor FC dijadwalkan menjamu wakil Thailand Buriram United dalam pertandingan leg pertama babak final ASEAN Club Championship 2025/2026 di Stadion Petaling Jaya pada Rabu (20/5/2026).
Pertandingan puncak kompetisi sepak bola antarklub Asia Tenggara yang juga dikenal sebagai Shopee Cup ini akan digelar menggunakan sistem dua leg, dengan laga penentuan juara berikutnya bakal berlangsung pada 27 Mei 2026.
Selangor FC melaju ke final setelah mengalahkan wakil Vietnam Nam Dinh FC dengan agregat 4-1 di semifinal, sementara juara bertahan Buriram United menyingkirkan Johor Darul Ta'zim (JDT) lewat agregat tipis 4-3.
Keberhasilan Selangor FC menembus partai final ini menjadi catatan tersendiri bagi sang pelatih yang merasa timnya kerap tidak diunggulkan di level regional.
"Ini adalah sesuatu yang hebat jika kita mendapatkan gelar juara," ucap Pelatih Selangor FC Kim Pan-gon dilansir dari Makanbola.com.
"Ini karena saya fikir di ranah Asia Tenggara, kami sering dilihat sebagai tim yang tak diunggulkan."
Mantan pelatih tim nasional Malaysia tersebut menambahkan bahwa seluruh elemen tim pantas merasa bangga atas pencapaian melangkah hingga ke laga penentu juara musim ini.
"Kami berjaya ke final dan kami patut bangga," ujar Kim Pan-gon.
"Kami perlu berikan sesuatu yang membanggakan kepada penyokong," katanya.
Di kubu lawan, persiapan matang telah dilakukan oleh tim kepelatihan Buriram United sejak mereka menyelesaikan pertandingan leg pertama semifinal di Stadion Sultan Ibrahim pada 6 Mei 2026.
"Kami tahu segala-galanya tentang JDT. Kami mempunyai pemain bagus dan staf pelatih yang kuat. Kami perlu menganalisis tim lawan dengan seksama, tidak ada tim yang bergantung satu individu, terutama tim seperti JDT," kata Pelatih Buriram United Mark Jackson.
Arsitek tim asal Inggris tersebut juga mengandalkan atmosfer stadion untuk menghentikan ambisi perlawanan yang diusung oleh tim tamu.
"We have our fans behind us, so JDT will have to contend with that," kata Mark Jackson.
Keunggulan agregat dua gol yang sempat dikantongi dari leg pertama dipandang oleh sang pelatih sebagai landasan yang sangat krusial, meskipun ia meminta skuadnya tidak menurunkan kewaspadaan.
"What we achieved in the first leg gives us a fantastic platform, but there is no way we can take our foot off the gas or underestimate the challenge ahead," kata Mark Jackson.
Jackson menuntut konsentrasi penuh dari para pemainnya sekaligus mengevaluasi beberapa kekurangan dari performa tim pada laga sebelumnya.
"We must remain fully focused and ready for the game, and we also know we need to improve on our performance from the first leg," lanjut Mark Jackson.
Faktor kesiapan mental pemain ikut menjadi perhatian khusus dalam proses persiapan taktis Buriram United menghadapi tekanan di setiap pertandingan kompetisi ini.
"The psychological aspect of football is massive. There are technical and tactical elements to preparing for games, but there is also a psychological side and we try to prepare the team in every aspect possible," tutur Mark Jackson.
Jackson mengklaim timnya diuntungkan oleh catatan performa kandang, namun tetap menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap kapasitas teknis tim lawan.
"We know we are unbeaten at home in the Shopee Cup™ and we know this is a difficult place for opponents to come. But we also know Johor is a difficult place to play and we managed to get a result there," ungkap Mark Jackson.
Rangkaian persiapan komprehensif tersebut diharapkan mampu menjaga performa tim agar tetap berada dalam tingkat kesiapan tertinggi di lapangan.
"That is why we understand we must remain fully prepared and fully focused in every aspect of the game," tegas Mark Jackson.
Sebelum memastikan diri lolos dari semifinal, kubu JDT sempat optimistis bisa mengontrol jalannya laga leg kedua apabila para pemain mampu menjaga konsentrasi permainan di Thailand.
"If you look at both games against Buriram, I honestly think the results did not reflect what happened on the pitch because we were the better team for long periods," ujar Gelandang Johor Darul Ta'zim Nacho Mendez.
Mendez sebelumnya meminta rekan-rekannya meningkatkan efektivitas serangan dan memperketat lini pertahanan demi meredam peluang gol dari tim lawan.
"In the second leg, we have to do more and control the smaller details, like defending our zones well, making sure their half chances are not converted into goals, and being clinical in the penalty box," kata Nacho Mendez.
Gelandang asal Spanyol tersebut menyatakan bahwa atmosfer kompetisi dan kesempatan mencapai final menjadi motivasi besar bagi internal tim.
"We have to be decisive at both ends and we all know how important it is to reach the final of this competition," ucap Nacho Mendez.
Tuntutan membalikkan keadaan membuat tim asal Malaysia tersebut mengincar produktivitas gol tinggi sejak awal laga leg kedua semifinal.
"We want to turn this tie around and we are prepared for any situation," tutur Nacho Mendez.
Strategi taktis juga telah disiapkan secara menyeluruh demi mengantisipasi segala dinamika yang dapat terjadi di area pertandingan.
"And yes, we want to score plenty of goals to overcome Buriram’s advantage," sambung Nacho Mendez.
Kehadiran kembali penyerang andalan Bergson da Silva di lini depan sempat menjadi angin segar bagi moral bertanding skuad JDT.
"It is nice to have Bergson back with us and we need his goals, for sure," cetus Nacho Mendez.
Ketajaman sang striker dalam kompetisi domestik sebelum laga leg kedua memberikan kepercayaan diri tambahan bagi skuat Harimau Selatan.
"The recent win against Kelantan gave us belief that we can be clinical, and his goals reinforced that feeling," ungkap Nacho Mendez.
Meski mengandalkan ketajaman lini serang, Mendez tetap menggarisbawahi pentingnya kontribusi kolektif dari seluruh pemain yang berada di lapangan.
"We are happy to have him back, but not only him – the others also have to be strong in attack," tegas Nacho Mendez.
Target tinggi juga dipatok oleh jajaran kepelatihan JDT sebelum laga leg kedua semifinal dimulai di Thailand.
"I do not think about the psychological side or about the past," ujar Pelatih JDT FC Xisco Muñoz.
Muñoz meminta anak asuhnya fokus pada performa harian dan mengabaikan catatan statistik pertemuan masa lalu dari kedua tim.
"What matters is tomorrow and continuing the work we have been doing," sambung Xisco Muñoz.
Ia menuntut daya juang tinggi serta kekuatan mental dari seluruh pemain untuk membalikkan keadaan di hadapan pendukung lawan.
"The mentality of the team has been very strong and we must continue showing personality, ambition and belief. It is important that we remain solid, manage the game well and keep believing until the end," jelas Xisco Muñoz.
Xisco berharap karakter kuat yang ditunjukkan para pemain mampu membawa perubahan positif guna merebut tiket ke babak final.
"Tomorrow the team needs big character and big personality in front of the fans and everyone watching. We must push ourselves to change the situation and fight for a place in the final," kata Xisco Muñoz.
Berdasarkan laporan dari Bangkok Post, penyerang asing Buriram United Guilherme Bissoli juga mengingatkan timnya untuk menampilkan performa maksimal demi meredam kedalaman skuad JDT di level Asia Tenggara.
Turnamen edisi 2025/2026 ini tercatat tidak diikuti oleh klub asal Indonesia setelah Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menolak pendaftaran Malut United dan Persebaya Surabaya oleh operator I.League karena kedua klub bukan merupakan juara atau runner-up kompetisi domestik musim lalu.