Penyerang FC Rouen, Sérigne Faye, menyatakan keyakinan tinggi bahwa timnya mampu mengamankan tiket promosi ke Ligue 2 menjelang laga playoff melawan Stade Lavallois pada Selasa, 19 Mei 2026. Gol krusial dari pemain asal Senegal tersebut pada laga sebelumnya berhasil menyelamatkan klub dari kegagalan di fase akhir kompetisi National.
Keberhasilan FC Rouen menembus babak playoff diraih setelah mengalahkan Fleury dengan skor 2-1 di Essonne Stadium. Penyerang berusia 22 tahun dengan tinggi 185 sentimeter tersebut mencetak gol penentu kemenangan pada detik-detik terakhir pertandingan lewat sundulan yang melewati bek lawan setinggi 194 sentimeter, Hamadou Karamoko.
Hasil positif ini membuat FC Rouen berhasil menggeser Fleury dan mengambil alih posisi ketiga klasemen akhir. Pada saat yang sama, pesaing mereka yang lain, FC Versailles, hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan tim juru kunci Saint-Brieuc, sehingga memastikan langkah skuad asuhan Régis Brouard ke fase playoff.
Pencapaian ini sekaligus meredakan ketegangan antara manajemen klub dan suporter yang sempat memanas dalam beberapa pekan terakhir. Setelah memimpin klasemen pada paruh pertama musim, performa FC Rouen sempat merosot tajam pada paruh kedua dengan hanya mengemas 20 poin dari hasil empat kemenangan, delapan kali imbang, dan empat kekalahan.
Faye mengungkapkan kebahagiaannya atas hasil kerja keras seluruh elemen tim yang membuat mereka mampu bertahan hingga tahap ini dalam sesi konferensi pers pada hari Minggu.
"Ça nous a fait plaisir pour toute l'équipe parce qu'on a eu ce qu'on a mérité. Ça fait un bon moment qu’on est ensemble. Si ça s'est passé seperti itu, c'est parce que c'est le travail qui a payé. Donc, on continue à y croire," kata Sérigne Faye, penyerang FC Rouen.
Pemain yang direkrut dari Recreativo Grenade pada bursa transfer musim dingin 2025 ini menambahkan bahwa skenario pertandingan terakhir tersebut berjalan sangat luar biasa sesuai perkataan sang pelatih.
"Comme le coach a dit, c'est un scénario vraiment exceptionnel," ujar Sérigne Faye, penyerang FC Rouen.
Mantan pemain binaan Montpellier ini menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga momentum demi membawa klub naik kasta.
"Je pense que le plus difficile est déjà fait. Là, on va se concentrer et continuer sur cette dynamique pour faire monter l'équipe," tutur Sérigne Faye, penyerang FC Rouen.
Terkait tekanan menjelang pertandingan melawan Stade Lavallois, Faye menegaskan komitmen penuh dan determinasi tinggi dari seluruh rekan setimnya yang diibaratkannya sedang menjalani sebuah misi besar.
"Je connais les missionnaires qui sont dans mon équipe. Je dis ça parce qu’on est en mission. C'est la Casa de Papel. À la fin, on va tout braquer tout, on va monter," tegas Sérigne Faye, penyerang FC Rouen.
Faye juga mempercayakan seluruh strategi pertandingan kepada pelatih dan menegaskan bahwa para pemain siap bertarung habis-habisan di lapangan.
"Ce qu’il faudra faire contre Laval, c’est le coach qui gère ça. Nous, on on est des guerriers, donc je n’ai aucun doute sur le fait que nous allons monter. On va battre Laval, on va pousser," ucap Sérigne Faye, penyerang FC Rouen.
FC Rouen sendiri sudah absen dari kompetisi sepak bola profesional Prancis selama lebih dari dua dekade, sehingga kesempatan kali ini mendatangkan ekspektasi yang sangat besar dari para pendukung mereka.
"Oui, on en a un peu parce que ça fait de nombreuses années que le club n’a pas eu cette opportunité. Cette chance-là, on ne peut pas l’avoir deux ou trois fois. Dans la vie, ça ne peut arriver qu’une fois… Même s’il y a des morts, on va le faire," jelas Sérigne Faye, penyerang FC Rouen.
Selain demi sejarah klub, Faye menyadari bahwa keberhasilan promosi ini akan berdampak besar bagi perkembangan karier para pemain di masa depan.
"Ce barrage fait partie des matchs les plus importants de notre saison. Parce que si on monte, des opportunités peuvent s’ouvrir," pungkas Sérigne Faye, penyerang FC Rouen.
Pertandingan leg pertama babak playoff promosi-degradasi antara FC Rouen melawan Stade Lavallois dijadwalkan berlangsung di Stadion Robert-Diochon pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 20.30 waktu setempat.