Aloha PIK 2 Targetkan 1,4 Juta Wisatawan Melalui Fasilitas SPKLU

Aloha PIK 2 Targetkan 1,4 Juta Wisatawan Melalui Fasilitas SPKLU

Destinasi wisata pesisir Aloha PIK 2 memproyeksikan kunjungan sebanyak 1,4 juta wisatawan sepanjang tahun 2026 melalui integrasi wisata kuliner dan infrastruktur kendaraan listrik. Strategi ini diwujudkan lewat peresmian fasilitas SPKLU Center hasil kolaborasi dengan PT PLN (Persero) pada Sabtu (9/5/2026).

Sebagaimana dilansir dari Suara, pembangunan fasilitas pengisian daya ini bertujuan mendukung ekosistem kendaraan listrik di kawasan PIK 2 sekaligus menarik turis mancanegara. Pengunjung kini dapat mengisi daya kendaraan mereka sembari menikmati pemandangan laut dan fasilitas kuliner modern yang tersedia di kawasan tersebut.

Operation Deputy Division Head Commercial Retail 2 Agung Sedayu Group, Ang Fu Shen, menekankan pentingnya relevansi infrastruktur dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini. Pihaknya berupaya memastikan kenyamanan pengunjung tetap terjaga selama berada di kawasan wisata tersebut.

“Bukan hanya kuliner, kawasan ini memiliki pemandangan yang bagus. Sambil mengecas kendaraan listrik, pengunjung bisa menikmati seluruh fasilitas yang ada. Kami ingin memastikan pengalaman berwisata menjadi lebih lengkap,” ujar Ang Fu Shen, Operation Deputy Division Head Commercial Retail 2 Agung Sedayu Group.

Pihak pengelola berencana memperluas jangkauan layanan ini dengan menambah titik-titik pengisian daya baru di masa mendatang. Ang Fu Shen menyebutkan rencana penambahan SPKLU dengan jarak antar-titik sekitar 2 hingga 3 kilometer untuk memperkuat ekosistem Electric Vehicle (EV) di PIK 2.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, mengonfirmasi bahwa SPKLU Center di Aloha merupakan fasilitas pengisian terpusat pertama di wilayah Banten. Infrastruktur ini telah dilengkapi dengan teknologi Ultra Fast Charging guna memberikan efisiensi waktu bagi para pengguna kendaraan listrik.

“Kehadiran SPKLU di lokasi strategis seperti Aloha PIK 2 membuktikan bahwa pengisian daya kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern, bukan lagi kendala bagi pengguna kendaraan listrik,” kata Adi Priyanto, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero).

Melalui penggabungan gaya hidup ramah lingkungan dan aksesibilitas modern, Aloha PIK 2 diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif baru. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing kawasan di mata wisatawan domestik dan internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi