PT Alun Indah selaku dealer resmi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia memperluas jaringan purnajualnya. Langkah ini diwujudkan melalui peresmian service point Truk dan Bus Mercedes-Benz terbaru yang berlokasi di wilayah Lampung, seperti dikutip dari Medcom.
Fasilitas ini dihadirkan guna mendekatkan jangkauan servis bagi para pemilik kendaraan niaga di kawasan Sumatra. Penambahan titik layanan ini menjadi langkah strategis setelah sebelumnya perusahaan membuka fasilitas serupa di Jakarta dan Kalimantan.
Pemilihan Lampung didasari oleh posisi geografisnya yang krusial sebagai pintu gerbang utama pergerakan armada logistik menuju Pulau Sumatra. Selain itu, pertumbuhan sektor industri kendaraan niaga yang melaju pesat di daerah tersebut turut menjadi pertimbangan utama.
Infrastruktur purnajual ini terintegrasi langsung dengan program penguatan jaringan dari Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI). Operasional resmi service point ini tercatat sudah berjalan sejak 23 Februari 2026.
“Lampung memiliki posisi yang sangat penting dalam jalur distribusi nasional. Banyak kendaraan pelanggan beroperasi melewati wilayah ini setiap hari. Karena itu, kami ingin memastikan pelanggan memiliki akses layanan yang lebih dekat dan lebih cepat untuk mendukung kelancaran operasional mereka,” ujar General Manager After Sales Service PT Alun Indah, Teguh Trisanto, melalui keterangan resminya.
Teguh Trisanto menilai bahwa ekspektasi konsumen terhadap kendaraan niaga kini telah berkembang. Pemilik armada tidak sekadar mencari kendaraan yang tangguh, tetapi juga membutuhkan kepastian layanan purnajual yang responsif saat memerlukan tindakan teknis di lapangan.
“Bagi pelanggan kendaraan niaga, waktu adalah hal yang sangat penting. Semakin cepat kendaraan kembali beroperasi, semakin baik produktivitas bisnis mereka. Melalui service point ini, kami ingin membantu pelanggan meningkatkan uptime kendaraan dengan dukungan teknisi bersertifikasi, ketersediaan suku cadang, serta layanan emergency dan mobile service yang lebih mudah dijangkau,” tambahnya.
Infrastruktur baru ini berdiri di atas kawasan lahan dengan total luas mencapai 720 meter persegi. Area bengkel atau workshop sendiri memakan porsi ruang seluas 400 meter persegi dari total lahan yang tersedia.
Sejumlah fasilitas penunjang telah disiapkan, mulai dari service bay, ketersediaan suku cadang asli, peralatan mekanik yang lengkap, hingga ruang tunggu operasional dan ruang ibadah. Layanan kontak darurat juga disediakan penuh selama 24 jam.
Kapasitas operasional bengkel dirancang mampu menangani perbaikan hingga tiga unit armada per hari. Aspek kompetensi teknisi dipastikan memenuhi standar global Daimler Truck melalui program Bus & Truck Technical Training.
Fleksibilitas layanan juga menjadi fokus utama dalam pusat purnajual ini. Selain melayani perawatan di dalam area bengkel, konsumen dapat mengakses fasilitas mobile service serta roadside assistance untuk penanganan kendala teknis langsung di lokasi operasional armada.