Arsenal Menjuarai Liga Inggris Setelah Menanti Selama 22 Tahun

Arsenal Menjuarai Liga Inggris Setelah Menanti Selama 22 Tahun

Gelar juara Liga Inggris musim 2025-2026 resmi dipastikan menjadi milik Arsenal pada Selasa (19/5/2026) setelah rival terdekat mereka kehilangan poin penting. Hasil imbang yang diraih kompetitor membuat perolehan poin Tim Meriam London tidak mungkin lagi terkejar di sisa kompetisi.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Manchester City ditahan imbang Bournemouth dengan skor 1-1 di Stadion Vitality, sebagaimana dilansir dari Bola. Hasil tersebut membuat Arsenal kokoh di puncak klasemen dengan mengemas 82 poin, unggul empat angka dari Manchester City yang berada di peringkat kedua.

Keunggulan poin ini menjadi penentu mengingat Manchester City tinggal menyisakan satu pertandingan lagi musim ini. Sehari sebelumnya, skuad asuhan Mikel Arteta berhasil meraih kemenangan krusial dengan skor tipis 1-0 saat menghadapi Burnley.

Keberhasilan merengkuh trofi ke-14 sepanjang sejarah klub ini sekaligus mengakhiri puasa gelar kasta tertinggi sepak bola Inggris bagi Arsenal selama 22 tahun. Pencapaian ini sekaligus menjadi pembuktian bagi Arteta yang telah menukangi klub selama 6,5 tahun.

Mantan penjaga gawang, Paul Robinson, turut memberikan pandangannya mengenai pencapaian jangka panjang sang manajer bersama Arsenal.

"Mikel Arteta sudah berada di Arsenal sangat lama," kata Paul Robinson, mantan kiper, dalam komentarnya di BBC.

Robinson menilai kesabaran manajemen klub dalam memberikan waktu kepada juru taktik asal Spanyol tersebut berbuah sangat manis.

"Hadiah terbaik yang bisa Anda berikan kepada seorang pelatih yang bagus adalah waktu," tambah Paul Robinson.

Kebijakan manajemen tidak hanya sebatas memberikan waktu, melainkan juga dukungan finansial yang masif untuk belanja pemain. Tercatat sejak musim 2020-2021, Arsenal telah membelanjakan dana lebih dari 1 miliar euro atau berkisar 22 triliun rupiah demi menyusun kekuatan tim.

Beberapa rekrutan awal meliputi Gabriel Magalhaes seharga 26 juta euro, Martin Odegaard senilai 35 juta euro, serta Ben White yang didatangkan dengan biaya mencapai 60 juta euro. Pembelian besar terus berlanjut demi memenuhi kebutuhan skuad juara.

Robinson menambahkan bahwa dana besar tersebut berhasil dikelola dengan sangat baik oleh Arteta hingga melahirkan prestasi tertinggi.

"Betul Anda bisa memberi mereka ratusan juta pound tetapi Anda harus membentuk uang itu menjadi sebuah tim juara." kata Paul Robinson.

Menurutnya, pembuktian performa Arsenal di lapangan menjadi jawaban atas segala proses dan modal besar yang telah diinvestasikan.

"Anda memberikan waktu kepada seorang pelatih bagus? Inilah buktinya," jelas Paul Robinson.

Rekor transfer klub sempat pecah saat Declan Rice didatangkan dari West Ham United dengan nilai mencapai 116,6 juta euro pada musim 2023-2024. Di musim yang sama, klub memboyong Kai Havertz senilai 75 juta euro.

Setelah sempat berhemat pada musim 2024-2025 dengan mempermanenkan David Raya dan membeli Riccardo Calafiori, pengeluaran Arsenal kembali melonjak tajam. Pada musim ini, dana sebesar 294,6 juta euro digelontorkan untuk mendatangkan Martin Zubimendi, Eberechi Eze, Viktor Gyokeres, dan Noni Madueke.

Artikel terkait