Auto2000 Tahan Kenaikan Harga Servis dan Suku Cadang Toyota

Auto2000 Tahan Kenaikan Harga Servis dan Suku Cadang Toyota

Auto2000 memastikan belum melakukan penyesuaian harga untuk sebagian besar layanan servis dan suku cadang Toyota di tengah lonjakan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) yang menembus Rp 17.700 pada Jumat (22/5/2026). Langkah ini diambil guna menjaga daya beli konsumen serta mempertahankan kenyamanan pemilik kendaraan dalam melakukan perawatan rutin, sebagaimana dilansir dari Otomotif.

Pelemahan kurs rupiah tersebut memicu kekhawatiran di industri otomotif nasional karena potensi kenaikan biaya purnajual. Sebagian komponen kendaraan, mulai dari suku cadang fast moving hingga bahan baku tertentu, diketahui masih bergantung pada pasokan impor yang dipengaruhi oleh mata uang asing.

Meskipun tekanan pada sektor aftersales cukup besar, jaringan dealer resmi Toyota ini memilih untuk mempertahankan stabilitas harga. Kebijakan ini dinilai krusial agar para pemilik mobil yang rutin melakukan perawatan berkala tidak terbebani oleh lonjakan biaya perawatan secara mendadak.

“Saat ini kami menahan harga untuk part-part penting buat customer,” ujar Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Officer Auto2000.

Manajemen menjelaskan bahwa keputusan ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap para pelanggan. Melalui kebijakan ini, kondisi kendaraan konsumen diharapkan tetap prima tanpa kendala biaya.

“Saat ini belum ada kenaikan sebagian besar layanan servis dan part sebagai bentuk dukungan dan semangat pelayanan kepada konsumen,” ucap Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Officer Auto2000.

Walaupun harga saat ini masih stabil, manajemen tidak menutup kemungkinan adanya langkah penyesuaian biaya purnajual di masa depan. Faktor kelangsungan bisnis dan pergerakan pasar tetap menjadi pertimbangan perusahaan.

“Kami sangat mempertimbangkan kepentingan customer, jadi ke depan kalaupun ada penyesuaian biaya ke depannya, akan dipilih dan dicek dengan selektif supaya tetap terjangkau dan Auto2000 tetap bisa memberi pelayanan terbaik kepada customer,” kata Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Officer Auto2000.

Artikel terkait

Rekomendasi