Unit Toyota Avanza rakitan Indonesia tertangkap kamera sedang melintas di kawasan Hollywood Boulevard, Los Angeles, Amerika Serikat, baru-baru ini. Kendaraan jenis MPV tersebut diduga masuk ke wilayah California dari negara tetangga, Meksiko, dengan identitas pelat nomor yang berasal dari negara tersebut.
Kehadiran model ini di Amerika Utara berkaitan erat dengan aktivitas ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Dilansir dari Detik Oto, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan TMMIN mengirimkan Avanza tipe 1.3 L dan 1.5 L ke sejumlah pasar mancanegara.
Meksiko menjadi salah satu tujuan utama pengiriman mobil tersebut dari tanah air. Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 973 unit Avanza telah dikapalkan ke Meksiko, menjadikannya tujuan ekspor terbesar kedua setelah Filipina bagi model ini.
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, memberikan penjelasan mengenai tingginya minat pasar Meksiko terhadap kendaraan fungsional asal Indonesia. Ia menyoroti adanya kemiripan preferensi antara konsumen di kedua negara terhadap kategori kendaraan MPV.
"Yang menarik itu Meksiko karena apa? Meksiko itu kan produksi industri otomotifnya 3 juta lebih besar dari kita, tapi ternyata mengimpor MPV dari Indonesia karena mungkin sizenya cocok, kurang lebih gaya hidupnya orang Meksiko sama lah," ungkap Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara.
Berdasarkan informasi dari laman Toyota Meksiko, spesifikasi teknis kendaraan yang dipasarkan di sana memiliki kemiripan dengan versi domestik Indonesia. Mesin 1.5 L yang digunakan mampu menghasilkan tenaga 105 daya kuda pada 6.000 rpm dan torsi mencapai 102 lb-ft pada 4.200 rpm.
Fitur keamanan yang disematkan untuk pasar tersebut mencakup sistem pengereman ABS, kontrol bantuan tanjakan, hingga enam titik kantong udara. Dari sisi harga, Toyota Avanza di Meksiko dijual mulai dari 367.300 peso atau setara Rp364 juta hingga tipe tertinggi yang menyentuh angka Rp400 jutaan.