PT Jaecoo Indonesia mengungkapkan estimasi biaya penggantian komponen baterai untuk SUV listrik Jaecoo J5 di pasar otomotif tanah air, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Komponen krusial berkapasitas 60,9 kWh tersebut memerlukan biaya penanganan yang diperkirakan memakan dana lebih dari separuh harga unit kendaraan baru.
"Sama pemasangan, di atas Rp 150 juta. Rp 170-an juta," ungkap Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama.
Ilham memberikan penegasan mengenai kemudahan proses klaim komponen tersebut di jaringan diler resmi bagi para pemilik kendaraan listrik.
"Jadi pada saat battery ada problem nih, misalkan, amit-amit ya, baterainya ini harus diganti. Dia kan tentunya ada garansi. Kita urus garansinya, kita ambil pesan (baterai) dari stok, kita bawa (ke dealer), pasang (di mobil). Mungkin sehari dua hari, itu termasuk pengurusan dokumen segala macam," urai Ilham.
Terkait regulasi kepemilikan mobil listrik bekas atau tangan kedua, pihak produsen menerapkan kebijakan khusus mengenai skema pendaftaran ulang dokumen jaminan.
"Konsumen J5 yang baru bisa mengurus garansi atas nama dia sendiri. Hal ini bisa dilakukan dengan mengajukan permohonan ke pihak diler, lantas bakal dikalkulasi ulang untuk tempo garansinya," pungkas Ilham.
Sebagai perbandingan, model Jaecoo J5 varian Standard saat ini dibanderol senilai Rp279,9 juta, sedangkan untuk varian Premium dipasarkan dengan harga Rp309,9 juta. Kendaraan ini dibekali dengan garansi baterai selama 8 tahun atau ketika mobil telah mencapai jarak 160.000 km.
Berdasarkan data wholesales sepanjang periode Januari hingga April 2026, SUV listrik ini mencatatkan total distribusi sebanyak 11.006 unit. Model ini menggunakan kapasitas baterai yang diklaim mampu menempuh jarak maksimal hingga 461 km berdasarkan metode pengujian NEDC.
Perusahaan otomotif ini juga merilis rincian nilai suku cadang untuk lini kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) mereka. Komponen baterai Jaecoo J7 SHS-P dipatok sekitar Rp106 juta, sementara model Jaecoo J8 SHS-P Ardis memerlukan biaya penggantian sebesar Rp160 juta.