Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada 7-8 Mei 2026 didukung oleh penyediaan armada mobil mewah antipeluru bagi para pemimpin negara anggota. Kendaraan premium tersebut disiapkan untuk menunjang mobilitas para petinggi dalam agenda diplomasi regional tersebut.
Dilansir dari Detik Oto, distributor resmi BMW di Filipina telah mengonfirmasi penunjukan merek asal Jerman tersebut sebagai mitra mobilitas premium resmi untuk pertemuan internasional ini. Dukungan armada ini difokuskan untuk memfasilitasi pembahasan isu ketahanan energi, konflik global, dan penguatan kerja sama di kawasan Asia Tenggara.
Penyediaan unit kendaraan mencakup aspek keselamatan dan keberlanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik peserta. BMW Filipina mengerahkan total 25 unit BMW 760i Protection yang dialokasikan khusus bagi para kepala negara.
Sedan kelas atas tersebut memiliki spesifikasi keamanan tinggi dengan ketahanan terhadap serangan balistik dan ledakan. Kendaraan ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pemimpin negara tanpa menghilangkan standar kenyamanan mobil eksekutif.
Selain kendaraan untuk kepala negara, sebanyak 70 unit BMW X3 30e xDrive juga dikerahkan untuk melayani transportasi para diplomat. Kendaraan tipe SUV plug-in hybrid ini dipilih untuk memberikan keseimbangan antara efisiensi energi listrik dan performa serbaguna selama KTT berlangsung.
Daftar armada yang disediakan untuk KTT Ke-48 ASEAN meliputi:
| Model Kendaraan | Jumlah Unit | Peruntukan |
|---|---|---|
| BMW 760i Protection | 25 Unit | Kepala Negara |
| BMW X3 30e xDrive | 70 Unit | Delegasi Diplomat |
| BMW i5 eDrive40 | 30 Unit | Layanan Operasional Eksekutif |
Sebanyak 30 unit BMW i5 eDrive40 bertenaga listrik penuh juga telah dioperasikan sejak awal Januari 2026 untuk mendukung kebutuhan mobilitas eksekutif. Seluruh armada mendapatkan pengawasan teknis penuh selama 24 jam guna menjamin kesiapan operasional kendaraan di lapangan.
Integrasi kendaraan listrik dan unit dengan proteksi tingkat tinggi ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menunjukkan standar baru keamanan dan tanggung jawab lingkungan.
"Dengan mengintegrasikan teknologi baterai listrik dan plug-in hybrid bersama kendaraan perlindungan elit, BMW menunjukkan bahwa masa depan mobilitas premium bertanggung jawab terhadap lingkungan dan aman tanpa kompromi," kata perwakilan BMW Filipina.
Layanan teknis BMW akan terus bersiaga hingga berakhirnya rangkaian acara diplomatik tersebut. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh unit tetap berada dalam kondisi prima selama mengantar para delegasi di Cebu.