Pemerintah Busan di Korea Selatan mengambil langkah preventif guna memproteksi penggemar BTS dari praktik kenaikan harga hotel yang tidak wajar. Kebijakan ini diberlakukan menjelang gelaran tur dunia BTS bertajuk "ARIRANG" yang dijadwalkan pada Juni 2026.
Otoritas daerah setempat mengumumkan dimulainya penindakan berskala besar terhadap akomodasi yang menetapkan tarif berlebihan, Rabu (13/5/2026). Upaya ini dilakukan melalui pembentukan gugus tugas lintas lembaga yang bertugas menyisir seluruh hotel dan wisma di wilayah tersebut.
Dilansir dari Detik Travel, tim pengawas ini melibatkan Kepolisian Yudisial Khusus Busan serta Komisi Perdagangan Adil Korea. Fokus utamanya adalah mengantisipasi lonjakan harga yang tidak rasional serta mencegah praktik pembatalan pesanan secara sepihak oleh pengelola penginapan.
Langkah tegas ini diambil berkaca pada pengalaman sebelumnya, di mana masalah serupa kerap muncul saat Busan menjadi tuan rumah ajang budaya internasional. Proses pemeriksaan akan diprioritaskan pada tempat usaha yang masuk dalam daftar laporan sistem pengaduan masyarakat.
Berdasarkan regulasi dalam Undang-Undang Pengendalian Kesehatan Masyarakat Korea Selatan, petugas akan memeriksa berbagai bentuk pelanggaran administratif. Hal ini mencakup ketiadaan daftar harga resmi hingga operasional penginapan ilegal yang belum terdaftar.
Jika ditemukan indikasi tarif selangit atau pola pemesanan yang mencurigakan, Pemerintah Busan mengancam akan berkoordinasi dengan Dinas Pajak Nasional. Institusi tersebut akan melakukan investigasi mendalam terkait potensi penggelapan pajak oleh pemilik usaha.
Intervensi ini dinilai krusial untuk menjaga integritas Busan sebagai pusat penyelenggaraan acara MICE berskala global. Reputasi kota sebagai destinasi pariwisata internasional menjadi pertimbangan utama di balik pengetatan aturan ini.
"Pariwisata yang adil bukan hanya masalah perlindungan konsumen, tetapi juga menyangkut citra jangka panjang kota," kata seorang pejabat Busan.
Sistem Transparansi Tarif dan Akomodasi Alternatif
Selain melakukan inspeksi lapangan, otoritas Busan tengah menguji coba sistem transparansi tarif. Program ini diproyeksikan menjadi elemen permanen dalam sistem ekonomi lokal mulai akhir tahun ini guna menjamin stabilitas harga di masa depan.
Pemerintah Busan juga menyiapkan opsi hunian sementara untuk menampung lonjakan pengunjung selama konser berlangsung, tepatnya pada 11 hingga 13 Juni 2026. Beberapa fasilitas publik seperti pusat pemuda di Gunung Geumnyeon dan Gudeok akan dialihfungsikan menjadi area menginap.
Opsi unik lainnya datang dari Kuil Naewonjeong yang menyediakan program "Temple Stay". Fasilitas menginap di kuil ini ditujukan bagi sekitar 400 penggemar mancanegara yang kesulitan memperoleh hotel di area pesisir Busan dengan harga terjangkau.