BYD Kenalkan M6 DM Berteknologi Plug-in Hybrid di Indonesia

BYD Kenalkan M6 DM Berteknologi Plug-in Hybrid di Indonesia

BYD menghadirkan inovasi terbaru di pasar otomotif Indonesia melalui peluncuran BYD M6 DM. Kendaraan ini merupakan Multi Purpose Vehicle (MPV) terbaru yang mengadopsi teknologi plug-in hybrid (PHEV).

Kehadiran model ini memberikan opsi bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara ala mobil listrik tanpa perlu risau mengenai jarak tempuh saat melakukan perjalanan jauh. Seperti dilansir dari Moladin, model ini memadukan efisiensi motor listrik dan fleksibilitas mesin bensin untuk mobilitas harian maupun rute antarkota.

PT BYD Motor Indonesia secara resmi membawa teknologi Dual Mode (DM) ke pasar domestik dan langsung menyematkannya pada tipe ini. Mobil keluarga berkapasitas 7-seater tersebut dirancang khusus untuk memenuhi karakteristik konsumen di tanah air.

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao menyebutkan bahwa M6 DM menjadi model pertama BYD di Indonesia yang menggunakan teknologi DM.

Sistem penggerak ini memungkinkan kendaraan berpindah mode secara otomatis demi menjaga efisiensi bahan bakar. Mode berkendara yang tersedia meliputi EV Mode yang mengandalkan tenaga listrik penuh, Hybrid Seri, serta Hybrid Paralel.

Mengandalkan Sistem DM-i yang Efisien

Daya tarik utama dari MPV ini terletak pada penerapan teknologi DM-i. Mekanisme tersebut mengombinasikan keunggulan efisiensi daya listrik dengan kepraktisan mesin konvensional.

Saat daya baterai terisi penuh, kendaraan dapat beroperasi murni menggunakan tenaga listrik. Ketika kapasitas daya mulai berkurang, mesin bensin akan menyala secara otomatis sebagai penggerak sekaligus menyuplai energi.

Produsen mengklaim konsumsi bahan bakar model ini dapat menyentuh angka 65 km/liter pada situasi tertentu. Selain itu, pengeluaran operasional harian diklaim mampu menghemat hingga 60 persen jika dikomparasikan dengan mobil bensin biasa.

Spesifikasi Mesin dan Performa

Meskipun detail spesifikasi untuk pasar Indonesia belum dirilis secara menyeluruh, varian ini merujuk pada BYD Song Max DM-i yang dipasarkan di Tiongkok. Data teknis global mencatat penggunaan komponen mesin bensin berkapasitas 1.498 cc.

Dapur pacu konvensional tersebut memproduksi tenaga 110 PS dengan torsi maksimal 135 Nm. Sementara itu, motor listriknya mampu menyemburkan daya sebesar 145 kW atau setara 197 PS dan torsi puncak mencapai 325 Nm yang disokong oleh baterai blade bervolume 18,3 kWh. Perpaduan performa ini diklaim mampu menembus akselerasi 0-100 km/jam dalam durasi 10,1 detik.

Kemampuan Jarak Tempuh Mencapai 1.200 Km

Kekhawatiran masyarakat terhadap daya jelajah mobil listrik dijawab melalui integrasi dua sumber energi pada model ini. Dalam kondisi baterai serta tangki bahan bakar terisi penuh, mobil ini diklaim sanggup menempuh total jarak hingga 1.200 km.

Pada pengujian tertentu, jarak jangkauan kombinasi bahkan disebut bisa menyentuh 1.800 km sesuai pola pemakaian. Untuk pengoperasian murni menggunakan baterai blade 18,3 kWh, kendaraan dapat melaju sejauh 105 kilometer dalam mode EV berdasarkan standar pengetesan NEDC.

Adaptasi Desain dari Basis BYD Song Max

Model ini mengusung basis dari BYD Song Max yang sudah lebih dahulu beredar di pasar Tiongkok dengan mesin 1.500 cc dan total tenaga gabungan 197 hp. Kendati demikian, unit pameran di Indonesia memperlihatkan sejumlah perbedaan eksterior.

Penyesuaian visual tersebut mencakup pemakaian nama M6 Cross, desain velg anyar, penambahan komponen grille radiator, serta pengaplikasian over fender berwarna hitam. Varian lokal ini juga tidak dilengkapi dengan fitur panoramic roof guna menyesuaikan karakter jalanan Indonesia.

Kenyamanan Kabin dengan Konfigurasi Captain Seat

Sisi interior menyajikan konfigurasi kursi captain seat pada baris kedua untuk memberikan ruang kabin yang lebih lapang. Distribusi pendingin udara juga dimaksimalkan melalui keberadaan ventilasi AC di setiap baris penumpang.

Kenyamanan berkendara ditunjang oleh penyematan teknologi NVH premium yang dirancang khusus untuk meredam kebisingan dari luar. Hal ini membuat atmosfer di dalam kabin menjadi lebih senyap sepanjang perjalanan.

Konsep teknologi Dual Mode dari produsen ini memiliki kemiripan fungsional dengan sistem Plug-in Hybrid yang telah diterapkan pada sejumlah merek otomotif lain di Indonesia. Beberapa model sejenis yang sudah mengaspal meliputi Chery Tiggo 8 CSH, Chery Tiggo 9 CSH, Jaecoo J7 SHS, serta Jaecoo J8 SHS.

Artikel terkait

Rekomendasi