BYD Luncurkan Teknologi Dual Mode Guna Akselerasi Adopsi Kendaraan Listrik

BYD Luncurkan Teknologi Dual Mode Guna Akselerasi Adopsi Kendaraan Listrik

PT BYD Motor Indonesia memperkenalkan teknologi Dual Mode melalui model BYD M6 DM di Jakarta pada Senin (18/5/2026) guna mempercepat adopsi kendaraan elektrifikasi nasional. Langkah ini diambil perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar kendaraan ramah lingkungan, sebagaimana dilansir dari Otomotif.

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di tanah air dinilai melaju pesat dalam periode dua tahun terakhir beriringan dengan penerimaan masyarakat yang semakin positif.

"Dalam dua tahun terakhir, pasar kendaraan listrik berkembang sangat cepat di Indonesia. Saat ini kendaraan listrik juga sudah mulai diterima luas oleh masyarakat," ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.

Kendati demikian, penyerapan pasar dinilai masih memerlukan proses panjang karena mayoritas konsumen roda empat atau lebih di Indonesia sebanyak 67 persen masih memilih kendaraan bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine.

Edukasi jangka panjang juga tetap dibutuhkan masyarakat mengingat sebagian konsumen global masih ragu terhadap kendaraan listrik berbasis baterai akibat faktor infrastruktur pengisian daya serta jarak tempuh.

"Masih banyak konsumen yang ingin merasakan pengalaman berkendara EV, tetapi belum sepenuhnya nyaman dengan isu charging infrastructure maupun range anxiety," kata Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.

Perseroan menyatakan telah mengantisipasi tantangan tersebut sejak 20 tahun lalu dengan mengembangkan teknologi elektrifikasi berorientasi kendaraan listrik yang mudah digunakan sehari-hari.

Melalui kehadiran BYD M6 DM yang mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin, varian PHEV ini diposisikan sebagai pelengkap dari model M6 EV yang sudah dipasarkan sebelumnya.

Konsumen yang menginginkan sensasi berkendara layaknya kendaraan listrik murni tanpa perlu mengkhawatirkan daya tampung baterai dan jarak tempuh dapat memilih opsi teknologi baru ini.

"Kami percaya kita akan membuka lebaran baru melalui teknologi DM di Indonesia," ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi