BYD Pastikan M6 DM Classic Jadi Varian Terendah di Indonesia

BYD Pastikan M6 DM Classic Jadi Varian Terendah di Indonesia

PT BYD Motor Indonesia memastikan BYD M6 DM Classic menjadi varian terendah pada lini M6 DM yang segera dipasarkan di tanah air. Kepastian tipe termurah ini dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen di Jakarta pada Jumat (29/5/2026), sekaligus menjawab spekulasi setelah unitnya terlihat di diler, sebagaimana dilansir dari Otomotif.

"Ya betul, yang Classic (varian terendah dari M6 DM)," ujar Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan.

Langkah peluncuran tipe ini juga telah direncanakan secara matang bersamaan dengan pengenalan seluruh lini produk teranyar mereka.

"Betul (akan diluncurkan bersamaan dengan pengumuman harga M6 DM)," kata Luther Panjaitan.

Varian Classic memiliki sejumlah perbedaan eksterior yang lebih sederhana dibandingkan varian Cross di atasnya. Bagian gril depan menggunakan material plastik hitam tanpa lapisan krom, lampu jauh masih menggunakan bohlam, serta lampu sein tipe halogen meski tetap dilengkapi daytime running light (DRL). Model ini juga tampil tanpa fender tambahan dan menggunakan pelek ukuran 16 inci warna gun metal, berbeda dengan varian Cross yang memakai pelek 17 inci dual tone.

Bagian belakang mobil didominasi warna hitam tanpa aksen tambahan serta belum dilengkapi komponen roof rail dan fitur defogger, walaupun wiper belakang tetap tersedia. Pada bagian interior, kabin didominasi warna hitam dengan material plastik keras pada area dasbor, panel pintu, dan sejumlah trim.

Setir kemudi dibalut material karet hitam tanpa aksen krom dengan pengaturan tilt serta telescopic manual, sementara bagian jok memakai bahan fabric. Panel instrumen mengusung model semi digital yang menyerupai tampilan milik BYD M6 EV.

Fitur penting berupa tombol fisik untuk AC, mode berkendara, cruise control konvensional, pesan suara, dan volume audio tetap dipertahankan oleh produsen. Kendaraan ini juga dilengkapi konektivitas Apple CarPlay, Android Auto, serta kamera 360 derajat untuk membantu visibilitas pengendara.

Namun, beberapa fitur mewah seperti advanced driver assistance system (ADAS), wireless charger, dan power tailgate belum tersedia pada varian terendah ini. Komponen tuas transmisi kini dipindahkan ke posisi belakang setir sisi kanan atau model column shift untuk memberikan ruang lebih luas pada konsol tengah.

Sektor performa BYD M6 DM Classic ditopang oleh baterai berkapasitas 7,4 kWh yang mengklaim daya jelajah listrik sejauh 40 kilometer. Kapasitas daya tersebut lebih kecil dari varian Cross yang dibekali baterai 18,3 kWh, sehingga tipe Classic belum mendukung pengisian daya cepat dan hanya mengandalkan AC charging. Meski kapasitas baterai berbeda, kedua varian tersebut tetap menggunakan basis mesin bensin yang sama yaitu berkapasitas 1.500 cc. Unit kendaraan yang ditemukan juga telah dilengkapi pelat identitas PT BYD Auto Indonesia di pilar B sebagai indikasi kuat bahwa model ini sudah diproduksi secara lokal.

Artikel terkait

Rekomendasi