BYD Meluncurkan Denza N9 Flash Charging di Pasar China

BYD Meluncurkan Denza N9 Flash Charging di Pasar China

Produsen otomotif Denza resmi meluncurkan SUV plug-in hybrid premium Denza N9 Flash Charging Edition di pasar China pada Senin, 18 Mei 2026. Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan pencapaian produksi kendaraan ke-500 ribu secara global dari merek tersebut.

Unit ke-500 ribu yang keluar dari lini manufaktur merupakan model N9 Flash Charging Edition itu sendiri, seperti dilansir dari Moladin. Momen ini bertepatan dengan ulang tahun ke-16 Denza serta hampir lima tahun setelah restrukturisasi perusahaan pada 2021.

Denza N9 Flash Charging mengusung pembaruan teknologi berupa integrasi ekosistem Flash Charging BYD dan penggunaan Blade Battery generasi kedua. Sistem penggerak plug-in hybrid mengandalkan mesin 2.0 liter turbo bertenaga 204 hp dengan kombinasi tiga motor listrik.

Motor penggerak depan menghasilkan tenaga sebesar 268 hp, sementara dua motor di bagian belakang masing-masing memproduksi daya 322 hp. Kendaraan ini dibekali baterai berkapasitas 75,264 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 420 km dalam mode listrik penuh berbasis standar CLTC.

Ketangguhan berkendara SUV ini ditopang oleh penggunaan platform e3 atau Yisifang, sistem bantuan mengemudi God’s Eye 5.0, serta suspensi aktif DiSus-A. Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 5.258 mm, lebar 2.030 mm, tinggi 1.830 mm, dengan wheelbase sepanjang 3.125 mm.

Sisi eksterior mempertahankan grille tertutup, lampu LED bertingkat, serta dilengkapi velg forged berukuran 22 inci. Area interior menghadirkan material premium berupa trim kayu asli, tombol metal tactile, suede roof lining, pola jok diamond stitch, AI intelligent cockpit, dan magnetic attachment point.

Struktur portofolio BYD kini menempatkan Denza sebagai merek premium utama, sedangkan lini flagship teratas diisi oleh Yangwang. Denza saat ini memasarkan enam model di China, meliputi SUV N7, N8L, dan N9, MPV D9, sedan Z9, serta tipe shooting brake Z9 GT.

Rencana ekspansi global juga tengah disiapkan melalui model Fangchengbao Bao 5 dan Bao 8 yang akan menggunakan nama Denza B5 dan B8. Selain itu, penetrasi ke pasar Eropa telah dimulai lewat model Z9 GT yang dipasarkan mulai dari 115 ribu euro atau sekitar Rp2 miliaran.

Merek Denza awalnya berdiri pada 2010 melalui perusahaan patungan antara BYD dan Daimler AG yang kini bernama Mercedes-Benz Group. Kolaborasi awal tersebut melahirkan produk pertama bernama Denza EV yang diluncurkan ke pasar pada 2014.

Kepemilikan saham Mercedes-Benz kemudian dikurangi menjadi 10 persen pada 2021 sebelum akhirnya seluruh sisa saham dilepas ke BYD pada 2024. Setelah restrukturisasi penuh tersebut, volume penjualan domestik Denza melonjak signifikan sejak 2022 dan mencatat pertumbuhan hingga hampir 1.200 persen pada 2023.

Artikel terkait

Rekomendasi