PT BYD Motor Indonesia resmi menghadirkan penyegaran sekaligus varian terbaru untuk model Atto 1, yaitu tipe STD. Langkah ini diambil sebagai upaya menyediakan pilihan kendaraan listrik yang semakin terjangkau bagi masyarakat di Tanah Air.
Peluncuran kendaraan setrum ini diproyeksikan untuk memperkuat penetrasi pasar dalam ekosistem kendaraan ramah lingkungan. Seperti dilansir dari Detik Oto, BYD Atto 1 tipe terbaru ini dilepas ke pasaran dengan banderol sebesar Rp 199 juta.
Secara teknis, spesifikasi yang diusung oleh BYD Atto 1 STD ini tidak memiliki perbedaan signifikan dengan model yang telah dipasarkan sebelumnya. Kendaraan kompak ini tetap mempertahankan sejumlah fitur andalan pada area kabin.
Komponen interior seperti electronic column shifter serta new center console tetap tersemat untuk menyajikan impresi modern. Desain tersebut juga dirancang guna mengoptimalkan ruang kabin agar terasa lebih praktis dan ergonomis bagi pengemudi.
Aspek penunjang kenyamanan mobilitas harian pada varian ini ditopang oleh penyematan layar hiburan berukuran 10,1 inci. Selain itu, pabrikan juga sudah melengkapinya dengan fitur rear view camera serta steering wheel tilt adjustment.
Pada bagian eksterior, BYD Atto 1 STD mengaplikasikan velg berukuran 15 inci yang dikombinasikan dengan wheel cover. Pencahayaan utama mobil ini mengandalkan lampu halogen projector dengan fokus konfigurasi untuk efisiensi komuter perkotaan.
Informasi mengenai jarak tempuh varian teranyar ini tidak dipaparkan secara mendetail. Kendati demikian, tipe terendah dari versi pendahulu diketahui mengemas baterai berkapasitas 30,08 kWh yang mampu menempuh jarak sejauh 300 km.
Pabrikan menawarkan opsi warna bodi yang cukup beragam untuk tipe ini, meliputi Sprout Green, Apricity White, dan Cosmos Black. Warna-warna eksterior tersebut disandingkan dengan paduan kelir Black dan Grey pada area interior.
Melalui nominal harga yang berada di angka Rp 199 juta, model ini akan bersaing langsung dalam segmen mobil listrik berdimensi ringkas. Kompetitor terdekat yang berada di kelas ini adalah Wuling Air ev dan Geely EX2.
"Kami juga mengapresiasi antusiasme publik dan rekan-rekan media terhadap BYD ATTO 1 sejak pertama kali hadir di Indonesia. Respon positif tersebut tercermin tidak hanya dari pertumbuhan penjualan, tetapi juga berbagai apresiasi dan penghargaan yang diterima BYD ATTO 1 di industri otomotif nasional sebagai best EV city car. Antusiasme ini turut mendorong kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan pasar EV di Indonesia yang terus berkembang positif. Melalui penyegaran dan hadirnya varian baru BYD Atto 1, kami berharap dapat semakin melengkapi pilihan masyarakat Indonesia yang accessible dari sisi teknologi, kenyamanan, dan kemudahan penggunaan sehari-hari," terang Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan.