BYD Rilis SUV Premium Denza B8 di Malaysia dan Siap Masuk Indonesia

BYD Rilis SUV Premium Denza B8 di Malaysia dan Siap Masuk Indonesia

Pasar otomotif Malaysia baru saja kedatangan lini kendaraan mewah baru melalui peluncuran resmi Denza B8. SUV premium besutan BYD Group ini dipasarkan di Negeri Jiran dengan harga mulai dari Rp2 miliaran, seperti dilansir dari Medcom.

Secara rincinya, varian Denza B8 Premium ditawarkan dengan harga RM 458.800 atau berkisar Rp 2 miliar. Sementara itu, tipe tertingginya yaitu Denza B8 Dynamic dijual sebesar RM 518.800 atau setara dengan Rp 2,3 miliar.

Ekspansi pabrikan asal Tiongkok ini dipastikan tidak berhenti di Malaysia saja. BYD Group dilaporkan sedang mempersiapkan langkah strategis untuk memboyong SUV premium Denza B8 ini menuju pasar Indonesia.

Hingga saat ini, pihak BYD Indonesia masih menutup rapat informasi mengenai jadwal peluncuran resmi maupun estimasi harga untuk pasar domestik. Kendati demikian, banderol harga yang berlaku di Malaysia dapat menjadi indikasi awal saat mobil ini mengaspal di tanah air.

Denza B8 sendiri merupakan model penamaan ulang atau rebranding dari kendaraan komersial Fangchengbao Bao 8. Kendaraan utilitas sport ini mengadopsi teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang mengombinasikan mesin bensin 2.0 liter turbo dengan performa dua motor listrik.

Sektor penggerak roda depan digerakkan oleh motor listrik berdaya 272 PS dengan torsi puncak mencapai 360 Nm. Untuk roda belakang, motor listrik sekunder menyuplai tenaga tambahan sebesar 408 PS serta torsi maksimal hingga 400 Nm.

Mesin konvensional berbasis bensin pada mobil ini mampu memproduksi tenaga mandiri sebesar 197 PS dan torsi 350 Nm. Integrasi dari ketiga sumber tenaga tersebut menyemburkan total daya 578 PS dan torsi badak 760 Nm, yang memicu akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam durasi 4,8 detik.

Daya Jelajah Baterai dan Fitur Pengisian Daya

Sistem penyimpanan energi Denza B8 mengandalkan baterai Blade ciptaan BYD dengan kapasitas daya mencapai 36,8 kWh. Saat beroperasi dalam mode elektrik murni, SUV berukuran besar ini dapat menempuh jarak sejauh 115 kilometer berdasarkan metode pengetesan NEDC.

Dukungan tangki bahan bakar berkapasitas 91 liter membuat total daya jelajah akumulatif kendaraan ini diklaim menembus angka 905 kilometer. Mekanisme hibrida ini dirancang dengan menempatkan unit baterai sebagai pemasok energi utama selama berkendara.

Mesin bensin baru akan teraktivasi secara otomatis guna menjaga stabilitas suplai energi ketika kapasitas daya baterai menyusut hingga menyisakan sekitar 25 persen. Urusan pengisian daya, mobil ini mendukung sistem fast charging DC hingga 120 kW yang dapat mengisi baterai dari posisi 30 persen ke 80 persen dalam waktu 16 minutes.

Fasilitas pengisian daya AC standar juga tersedia dengan kapasitas 11 kW, lengkap beserta fitur vehicle-to-load (V2L) berdaya 6,6 kW untuk mengalirkan listrik ke perangkat elektronik eksternal. Kemampuan off-road mobil ini kian tangguh berkat penyematan differential lock pada poros roda depan dan belakang.

Kenyamanan berkendara ditopang oleh sistem suspensi hidrolik DiSus-P yang adaptif untuk mengatur tingkat ketinggian bodi mobil hingga jarak 140 mm. Fitur suspensi canggih ini memfasilitasi kendaraan untuk melintasi genangan air dengan kedalaman maksimal hingga 890 mm.

Interior kabin menyajikan atmosfer kemewahan lewat kehadiran panel instrumen digital berukuran 12,3 inci. Selain itu, terdapat layar infotainment utama berukuran 17,3 inci serta monitor hiburan tambahan 12,3 inci khusus untuk penumpang depan, ditambah kapasitas bagasi lapang yang mencapai 920 liter.

Artikel terkait

Rekomendasi