Sejumlah pengguna bahan bakar minyak (BBM) subsidi mengeluhkan masalah pada aplikasi MyPertamina, mulai dari barcode yang hilang hingga kuota yang tertulis habis. Padahal, para pemilik kendaraan tersebut merasa masih memiliki jatah kuota yang tersedia untuk dikonsumsi.
Masalah ini muncul setelah Pertamina melakukan proses pembaruan serta penyesuaian data konsumen untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Dilansir dari Detik Oto, kendala teknis ini dapat diatasi dengan mengikuti prosedur pemulihan data yang disarankan oleh pihak berwenang.
Melalui akun media sosial resmi Pertamina 135, masyarakat yang mengalami kendala kuota habis secara tiba-tiba diminta untuk segera melakukan reset kode QR. Langkah ini bertujuan untuk memulihkan fungsi akses pembelian BBM subsidi pada akun pengguna tersebut.
Berdasarkan penjelasan resmi dari laman MyPertamina, proses reset QR Code berfungsi untuk memastikan kode lama tidak bisa lagi digunakan oleh pihak lain. Hal ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan data dan mencegah penyalahgunaan jatah subsidi kendaraan.
"Kemudian untuk pengguna Pertalite, ubah setting pembelian menggunakan fitur QR Only. Kuota akan di-reset setiap hari pukul 00.00, silakan coba bertransaksi kembali setelah kuota di-reset," demikian penjelasannya.
Jika setelah melakukan reset kode tersebut ternyata masih tidak terbaca atau gagal diunduh, pengguna disarankan segera bertindak. Konsumen dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 agar masalah tersebut bisa ditindaklanjuti secara teknis oleh petugas terkait.
Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Barcode
Pengguna diwajibkan untuk menjaga kerahasiaan QR Code yang telah dimiliki guna menghindari kerugian akibat dipakai oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Keamanan barcode sangat krusial agar penyaluran subsidi bisa benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak.
Pemerintah saat ini telah menetapkan batasan volume pembelian untuk BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite. Khusus untuk kategori kendaraan pribadi, jatah yang diberikan adalah sebanyak 50 liter per hari untuk setiap kendaraan.
Bagi masyarakat yang belum memiliki akses namun termasuk dalam kriteria penerima subsidi, pendaftaran wajib dilakukan melalui laman resmi MyPertamina. Barcode pembelian baru akan diterbitkan setelah kendaraan terdaftar dan lolos proses verifikasi data.
Syarat Pendaftaran Kendaraan di MyPertamina
Untuk mendapatkan QR Code pembelian BBM subsidi, konsumen harus menyiapkan sejumlah dokumen pendukung dalam format digital. Dokumen-dokumen ini diperlukan untuk memvalidasi identitas pemilik dan spesifikasi kendaraan yang didaftarkan.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Persyaratan utama yang wajib diunggah saat melakukan pendaftaran di MyPertamina meliputi:
- Foto KTP Pemilik, Operator, atau Pengemudi kendaraan.
- Foto STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang masih berlaku.
- Foto kendaraan tampak dari sudut depan agak miring ke samping sekitar 45 derajat.
Pastikan dalam foto kendaraan tersebut, nomor polisi atau pelat nomor dapat terbaca dengan sangat jelas. Selain itu, jumlah roda kendaraan juga harus terlihat secara utuh agar petugas verifikasi dapat menentukan kategori kendaraan dengan akurat.