Mengecek oli mesin mobil secara rutin sangat penting untuk memastikan volume dan kualitas pelumas tetap ideal. Dengan melakukan pengecekan ini, Anda dapat menjaga performa mesin tetap optimal sekaligus mencegah risiko kerusakan komponen mesin dalam jangka panjang. Hasil yang diharapkan adalah Anda mengetahui secara akurat apakah volume oli masih aman dan apakah oli sudah waktunya diganti.
Yang Dibutuhkan:
- Lap bersih atau tisu
- Buku manual kendaraan (opsional, untuk konfirmasi prosedur spesifik)
Langkah-langkah:
- Tentukan Waktu Ideal untuk Mengecek Oli Mobil
Pengecekan oli sebaiknya dilakukan saat mesin dalam kondisi mati dan sudah didiamkan lebih dari 10 menit setelah digunakan. Pemeriksaan juga bisa dilakukan pada pagi hari sebelum mesin dipanaskan atau kendaraan digunakan. Namun, pada beberapa jenis kendaraan, pengecekan justru dianjurkan saat mesin hangat. Selalu baca buku manual kendaraan Anda untuk mengetahui prosedur yang tepat karena jenis oli dan suhu lingkungan dapat memengaruhi hasil pembacaan volume oli.
- Siapkan Kendaraan dan Temukan Dipstick
Sebelum melakukan pengecekan, pastikan mobil diparkir di permukaan rata agar hasil pembacaan lebih akurat. Pastikan mesin dalam kondisi mati dan relatif dingin. Buka kap mesin dan cari dipstick, yaitu batang pipih yang berada di tabung penampung oli mesin yang biasanya memiliki pegangan berwarna kuning, putih, atau merah agar mudah dikenali. Anda juga bisa memeriksa lampu indikator oli di panel instrumen; jika mati kurang dari tiga detik setelah mesin dinyalakan, kondisi oli umumnya normal, tetapi jika menyala lebih lama, volume oli kemungkinan berkurang.
- Perhatikan Indikator Volume Oli
Tarik dipstick, bersihkan dengan lap, masukkan kembali sepenuhnya, lalu tarik lagi untuk membaca indikator batas minimum dan maksimum volume oli. Posisi oli yang berada di antara kedua batas tersebut menandakan volume masih dalam kondisi aman. Volume oli tidak boleh berada di bawah batas minimum maupun melebihi batas maksimum karena kelebihan oli dapat membuat kerja mesin menjadi lebih berat. Perlu diingat, saat pengecekan dilakukan dalam kondisi mesin panas, volume oli biasanya terlihat mendekati batas maksimum atau sedikit lebih tinggi.
- Periksa Warna Oli untuk Mengetahui Kondisi Mesin
Lihat warna oli yang menempel pada dipstick. Oli mesin yang masih baik umumnya berwarna kuning kehijauan dan tidak terlalu gelap. Oli dengan warna kuning bersih atau kuning kecokelatan masih dianggap layak digunakan. Namun, apabila warna oli sudah berubah menjadi cokelat gelap atau hitam pekat, kondisi tersebut menjadi tanda bahwa oli harus segera diganti.