Aki mobil yang melemah sering kali menjadi kendala besar saat seseorang hendak bepergian ke luar kota atau sekadar berangkat ke kantor. Kondisi ini membuat mesin sulit dihidupkan karena sistem starter kekurangan daya listrik.
Sebagai solusi darurat yang efisien, pengendara dapat menyiapkan jumper aki portable di dalam kendaraan. Penggunaan alat ini membuat pemilik mobil tidak perlu memanggil mekanik khusus saat menghadapi situasi mendesak, seperti dilansir dari Medcom.
Jumper aki merupakan sebuah metode untuk mengalirkan daya listrik dari satu sumber energi yang berfungsi dengan baik ke aki mobil yang bermasalah. Aliran listrik tersebut dihantarkan melalui kabel jumper yang menghubungkan terminal positif dan negatif kedua aki.
Teknologi modern kini menghadirkan versi portable yang lebih praktis untuk menghidupkan kembali mesin mobil yang mati. Berikut adalah panduan teknis yang aman untuk menggunakan jump starter portable pada kendaraan Anda.
Sebelum menghubungkan alat, pastikan sisa daya pada jump starter portable berada dalam jumlah yang cukup. Sebagian besar perangkat ini sudah dilengkapi dengan lampu indikator khusus sebagai penunjuk kapasitas baterai.
Pengendara disarankan memastikan daya alat minimal terisi 2 sampai 3 bar, atau sekitar 50 persen sebelum digunakan. Selain itu, posisikan kendaraan di tempat yang aman dan rata.
Pastikan tuas transmisi mobil berada di posisi Park untuk mobil matik, atau Netral untuk mobil manual, lalu tarik rem tangan dengan kuat. Matikan juga seluruh sistem kelistrikan kendaraan seperti AC, lampu, dan radio guna meringankan beban aki.
Pemasangan Kabel dan Menyalakan Mesin
Langkah berikutnya adalah menghubungkan kabel jumper ke aki mobil dengan urutan yang tepat. Sambungkan penjepit kabel berwarna merah secara langsung ke kutub positif pada aki kendaraan.
Setelah itu, pasang penjepit kabel berwarna hitam ke kutub negatif yang ada pada aki. Pengendara harus memastikan kedua penjepit tersebut tidak saling bersentuhan saat alat dinyalakan untuk menghindari risiko korsleting.
Jika kabel sudah terpasang dengan benar, nyalakan tombol daya pada jump starter portable milik Anda. Masuklah ke dalam kabin mobil dan cobalah untuk memutar kunci kontak atau menekan tombol starter untuk menyalakan mesin.
Apabila mesin belum berhasil hidup pada percobaan pertama, jangan langsung memaksanya kembali. Tunggu selama 1 hingga 2 menit sebelum Anda mencoba melakukan starter ulang pada mesin mobil.
Pelepasan Kabel Jumper
Segera setelah mesin mobil berhasil menyala, langkah pelepasan kabel harus langsung dilakukan. Lepaskan penjepit kabel hitam atau kutub negatif terlebih dahulu, baru kemudian ikuti dengan melepas kabel merah pada kutub positif.
Pengendara dilarang keras langsung mematikan mesin mobil sesaat setelah kendaraan tersebut berhasil hidup kembali. Biarkan mesin tetap menyala dalam posisi diam selama 15 hingga 30 menit.
Proses mendiamkan mesin ini bertujuan agar komponen alternator pada mobil dapat bekerja secara mandiri. Alternator membutuhkan waktu tersebut untuk mengisi kembali daya listrik aki yang sempat habis.