Produsen otomotif Changan Automobile mengerahkan puluhan ribu tenaga ahli dari berbagai negara guna memperkuat riset teknologi kendaraan listrik dan mobil pintar. Langkah strategis ini dilakukan perusahaan untuk membangun kepercayaan konsumen global melalui keunggulan inovasi teknis yang dikembangkan secara mandiri.
Dilansir dari Detik Oto, perusahaan asal China ini mengandalkan puluhan ribu personel riset dan pengembangan (R&D) untuk memastikan setiap produk memiliki teknologi terdepan. Investasi besar tersebut difokuskan pada pengembangan komponen inti seperti baterai, sistem berkendara otomatis, serta fitur kabin pintar.
"Kami membangun kepercayaan melalui tiga dimensi, salah satunya teknologi. Kami memiliki 24.000 personel R&D dari 31 negara," ujar Wakil Direktur Utama China Changan Automobile Group Co., Ltd., Jia Lishan, kepada detikcom di Chongqing, China.
Melalui pengerahan sumber daya manusia yang masif, Changan kini berhasil menguasai ribuan paten penting. Kepemilikan paten ini menjadi modal utama perusahaan dalam memenangkan persaingan di pasar kendaraan energi baru dan teknologi swakemudi global.
"Kami memiliki ribuan paten di bidang baterai, berkendara pintar (self-driving), dan kabin pintar," tambah Jia Lishan.
Data inovasi perusahaan menunjukkan produktivitas yang sangat tinggi dalam pengajuan hak kekayaan intelektual. Sepanjang Januari hingga November 2023, Changan tercatat mengajukan 5.602 permohonan paten baru, atau rata-rata menghasilkan sekitar 18 paten setiap harinya.
Guna menjaga kesinambungan riset, Changan secara konsisten mengalokasikan 5 persen dari total pendapatan penjualan tahunan untuk dana R&D. Fokus spesifik juga diberikan pada teknologi penyimpanan energi dengan dukungan 1.200 personel di lembaga riset baterai khusus.
Hingga saat ini, Changan telah mengoperasikan 44 pusat riset teknologi serta lebih dari 200 laboratorium di seluruh dunia. Fasilitas tersebut digunakan untuk menguji berbagai prototipe hingga melakukan analisis perbandingan dengan kendaraan dari merek lain guna memastikan standar kualitas global.