Pilihan kendaraan listrik di pasar Indonesia semakin beragam di tengah situasi ekonomi yang dinamis akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dilansir dari Otomotif, pasar otomotif tanah air segera kedatangan Chery Q yang menjadi opsi baru bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik ringkas.
Meskipun waktu peluncuran resminya belum tiba, produsen sudah membuka masa pemesanan awal bagi masyarakat. Konsumen yang berminat meminang kendaraan ringkas ini dapat melakukan pemesanan melalui program pre-book dengan menyiapkan dana sebesar Rp 5 juta.
Pengumuman harga resmi kendaraan ini kemungkinan besar bakal dilakukan pada pameran GIIAS 2026. Chery juga menyiapkan program paket khusus bernama Sigma Package yang menawarkan keuntungan tambahan bagi konsumen yang memesan sebelum tanggal 15 Juli 2026.
Keuntungan dari paket tersebut mencakup penambahan fitur power tailgate dan autonomous parking assist. Selain itu, pemesan awal akan mendapatkan pelek 17 inci dengan desain khusus serta sistem external communication audio.
Secara fisik, kendaraan ini dirancang dengan panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.573 mm, serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase sepanjang 2.700 mm. Tampilan eksteriornya mengombinasikan bentuk lingkaran dan persegi untuk menonjolkan kesan modern serta playful.
Personalisasi kendaraan diperkuat melalui tiga pilihan warna premium, yaitu Dusk Purple, Oat Latte, dan Spark White. Pada bagian interior, area dasbor mengusung konsep smart cockpit berbentuk persegi dengan antarmuka interaktif yang dapat disesuaikan oleh pengguna.
Kabin mobil ini tetap menawarkan ruang yang lapang dengan leg-room belakang sebesar 977 mm dan head-room 985 mm. Fleksibilitas penyimpanan didukung oleh kapasitas bagasi utama yang mencapai 1.450 liter serta ruang tambahan di bagian depan berkapasitas 70 liter yang dilengkapi katup pembuangan air.
Daya Jelajah, Fitur Keamanan, dan Keselamatan ADAS
Urusan performa berkendara didukung oleh baterai yang mampu membawa mobil melaju hingga 400 kilometer berdasarkan pengujian NEDC dalam kondisi penuh. Pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu 16,5 menit menggunakan teknologi fast charging.
Kendaraan ini juga mengusung fitur V2L berkapasitas 6,6 kW yang dapat mengubah mobil menjadi sumber listrik portabel. Untuk memudahkan proses memarkir kendaraan di ruang sempit, terdapat fitur Autonomous Parking Assist yang memadukan sensor radar dengan kamera panorama 540 derajat.
Sistem keselamatan aktif diperkuat oleh 20 fungsi Advanced Driver Assistance Systems untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Perlindungan pasif mengandalkan struktur bodi Super Safe Frame dengan rangka high-strength steel berkadar 82 persen, enam buah kantong udara, serta baterai bersertifikasi IP68 yang tahan air dan debu.