Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery, mengadopsi strategi bisnis Double T untuk memperkuat ekspansi dan posisi persaingan di pasar internasional, khususnya wilayah Eropa. Dilansir dari Suara pada Rabu (29/4/2026), perusahaan menggabungkan kualitas produksi Toyota dengan inovasi teknologi Tesla untuk menarik loyalitas konsumen lintas generasi.
Langkah agresif ini dilakukan melalui merek global Omoda dan Jaecoo yang menargetkan total penjualan gabungan mencapai satu juta unit pada tahun 2027. Selain fokus pada produk, Chery sedang mengkaji rencana peningkatan kapasitas produksi di Barcelona, Spanyol, melalui skema perusahaan patungan guna memastikan efisiensi distribusi di benua tersebut.
Ketua Chery, Yin Tongyue, menjelaskan bahwa filosofi ini dirancang untuk menyeimbangkan ketahanan kendaraan dengan kemajuan fitur digital masa depan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjamin kepercayaan jangka panjang bagi pengguna konvensional sekaligus memikat minat generasi muda yang haus akan teknologi mutakhir.
"Kami menyebut strategi ini ‘double T’, yaitu Toyota ditambah Tesla," kata Yin Tongyue, Ketua Chery.
Yin menegaskan bahwa membangun basis produksi lokal di wilayah tujuan merupakan kunci utama dalam strategi ekspansi bisnis global. Hal ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan pengiriman unit secara utuh dari pabrik di negara asal Tiongkok.
Terkait peluang menjalin hubungan dengan pabrikan otomotif lokal di Eropa, Yin menyatakan bahwa kolaborasi tersebut dapat membuka peluang pertumbuhan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
"Kami bisa berbagi keuntungan, kami bisa berbagi model," kata Yin Tongyue terkait potensi kerja sama dengan mitra di Eropa.
Data kinerja menunjukkan volume penjualan global Chery melonjak hampir empat kali lipat dalam periode 2020 hingga 2025 dengan capaian 2,8 juta unit tahun lalu. Meski demikian, perusahaan masih berupaya mengejar volume penjualan pesaing domestiknya, BYD, yang saat ini masih mendominasi pasar kendaraan energi baru di level dunia.
Penetrasi pasar Chery saat ini didukung oleh performa SUV Jaecoo 7 yang mencatatkan angka penjualan positif di beberapa negara, termasuk Inggris. Perusahaan optimis perpaduan kualitas manufaktur mapan dan inovasi modern akan menjadi instrumen utama dalam memenangkan persaingan otomotif global di masa depan.