PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai dari KM 23 sampai KM 28 arah Cikampek pada Kamis (7/5/2026). Langkah situasional ini diambil mulai pukul 07.37 WIB guna mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pemeliharaan jalan.
Volume kendaraan yang menuju wilayah Cikampek mengalami pelambatan akibat adanya perbaikan pada struktur permukaan jalan. Skema lawan arus tersebut diterapkan berdasarkan diskresi pihak kepolisian untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Pihak pengelola jalan tol mengonfirmasi bahwa titik utama pengerjaan berada di KM 28+175. Kebijakan ini diambil setelah adanya laporan teknis mengenai kondisi perkerasan jalan di jalur A arah Cikampek yang memerlukan penanganan darurat demi keselamatan pengguna jalan.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, memberikan penjelasan resmi mengenai landasan pemberlakuan kebijakan tersebut di lapangan.
"Sebagai upaya menjaga kelancaran lalu lintas dan mendukung proses pemeliharaan jalan di KM 28+175 arah Cikampek, atas diskresi Kepolisian diberlakukan contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek secara situasional," kata Ria Marlinda Paallo, Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol.
Manajemen JTT memastikan bahwa pemantauan dilakukan secara intensif untuk menjamin keamanan para pengendara yang melintas di area rekayasa lalu lintas. Petugas di lapangan dikerahkan untuk mengatur aliran kendaraan agar tetap bergerak di tengah proses pemeliharaan.
"Pihaknya bersama petugas terkait terus melakukan pengaturan lalu lintas serta pemantauan kondisi di lapangan agar perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar," jelas Ria Marlinda Paallo.
JTT menyampaikan permohonan maaf atas hambatan perjalanan yang dialami oleh masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Pihak pengelola berharap pengguna jalan dapat mengantisipasi waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lokasi.
"JTT juga meminta maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut, serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertiannya," tutup Ria Marlinda Paallo.