Kelebihan Oli Mesin Picu Kerusakan Serius Motor Matik Injeksi

Kelebihan Oli Mesin Picu Kerusakan Serius Motor Matik Injeksi

Pemilik sepeda motor matik injeksi diingatkan untuk tidak mengisi oli mesin melebihi batas anjuran guna menghindari penurunan performa dan kerusakan komponen internal. Kesalahan teknis ini berdampak pada munculnya busa pada pelumas yang mengurangi efektivitas perlindungan mesin, Rabu (6/5/2026).

Volume pelumas yang terlalu tinggi justru menciptakan kondisi tidak ideal di dalam ruang mesin sebagaimana dilansir dari Otomotif. Arman, teknisi Suzuki AMS Tangerang, menjelaskan bahwa kelebihan cairan tersebut mengganggu mekanisme kerja komponen yang berputar cepat.

“Kalau oli terlalu banyak, putaran kruk as bisa mengocok oli sampai berbusa. Saat itu terjadi, kemampuan pelumasan jadi menurun dan komponen mesin tidak terlindungi dengan baik,” kata Arman, teknisi Suzuki AMS Tangerang.

Kegagalan pembentukan lapisan pelindung secara konsisten memicu gesekan berlebih antar logam di dalam mesin. Kondisi tersebut mempercepat tingkat keausan pada bagian kritikal seperti bearing dan piston akibat minimnya proteksi pelumas yang telah berubah menjadi buih.

Peningkatan tekanan di dalam ruang mesin juga berisiko mendorong pelumas masuk ke ruang bakar dan mengontaminasi sistem pernapasan mesin. Hal ini dapat menyebabkan filter udara menjadi basah dan kotor sehingga mengganggu sirkulasi udara yang dibutuhkan dalam proses pembakaran.

“Kalau sampai masuk ke ruang bakar, biasanya ditandai asap putih dari knalpot. Ini bukan cuma ganggu performa, tapi juga bisa merusak komponen lain kalau dibiarkan,” ujar Arman, teknisi Suzuki AMS Tangerang.

Selain risiko kerusakan fisik, mesin akan terasa lebih berat saat dioperasikan karena harus bekerja ekstra memutar volume oli yang berlebih. Beban kerja tambahan pada mesin ini pada akhirnya mengakibatkan konsumsi bahan bakar kendaraan menjadi lebih boros dari biasanya.

Artikel terkait

Rekomendasi