Layanan bus DAMRI kini resmi beroperasi untuk menghubungkan Kota Nabire dengan Bandara Douw Aturure, Papua Tengah, mulai Senin (4/5/2026). Kehadiran moda transportasi ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas masyarakat menuju bandara yang merupakan pusat mobilitas utama di wilayah tersebut.
Jangkauan layanan mencakup rute pulang-pergi (PP) dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer. Dilansir dari Detik Travel, waktu perjalanan dari pusat kota menuju bandara yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada November 2023 ini diperkirakan memakan waktu 45 menit.
Armada bus dijadwalkan berangkat dari Kota Nabire pada pukul 07.00 WIT. Untuk operasional dari arah bandara, pihak manajemen akan menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan waktu kedatangan pesawat di lokasi guna memudahkan penumpang.
"Kehadiran layanan angkutan bandara di Nabire ini merupakan upaya kami untuk memastikan masyarakat memiliki akses transportasi yang lebih mudah, terjangkau, dan andal, khususnya menuju bandara yang menjadi simpul mobilitas penting di daerah," ucap Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S.
Pihak pengelola menetapkan tarif sebesar Rp 50.000 per orang untuk satu kali perjalanan. Langkah ini diambil mengingat lokasi bandara yang berada cukup jauh dari pusat keramaian di Kabupaten Nabire.
DAMRI memproyeksikan layanan ini dapat memicu peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah Papua Tengah melalui kemudahan akses transportasi darat. Manajemen menyatakan akan melakukan evaluasi rutin guna memantau respons serta kebutuhan penumpang di lapangan.