SUV premium hasil kolaborasi BYD dan Denza, Denza B8, dijadwalkan meluncur secara resmi di pasar Malaysia pada 21 Mei 2026. Kendaraan berukuran besar ini mengusung sistem penggerak Dual-Mode Off-road (DMO) yang menggabungkan performa mesin bensin turbo dengan dua motor listrik.
Dilansir dari paultan.org melalui otodriver.com, mobil ini merupakan versi rebadge dari Fangchengbao Bao 8 yang dibangun menggunakan sasis ladder frame sejati. Denza B8 menawarkan total output sistem mencapai 578 PS dan torsi puncak 760 Nm.
Performa tersebut berasal dari motor depan bertenaga 272 PS dan motor belakang 408 PS, yang dipadukan dengan mesin bensin 2.0 liter turbo bertenaga 197 PS. Bekal teknis ini memungkinkan akselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam tuntas dalam waktu 4,8 detik.
Sektor kelistrikan didukung oleh baterai Blade LFP berkapasitas 36,8 kWh yang sanggup menempuh jarak 100 km dalam mode listrik murni berdasarkan siklus WLTP. Dengan kapasitas tangki bensin 91 liter, total jarak tempuh kendaraan ini diklaim mencapai 905 km.
Kemampuan off-road diperkuat dengan penggunaan suspensi hidraulis DiSus-P milik BYD yang dapat mengatur ketinggian kendaraan hingga 140 mm. Fitur ini memungkinkan mobil melintasi genangan air hingga kedalaman 890 mm serta memiliki sudut approach 34 derajat dan departure 35 derajat.
Sistem pengisian daya telah mendukung DC fast charging hingga 120 kW dan AC charging 11 kW, lengkap dengan fitur vehicle-to-load (V2L) sebesar 6,6 kW. Pengguna juga dapat melengkapi kendaraan dengan differential lock pada bagian depan dan belakang untuk medan berat.
Pada sisi interior, kabin Denza B8 dilengkapi dengan panel instrumen digital 12,3 inci, layar infotainment utama 17,3 inci, dan head-up display. Desain eksteriornya mengusung konsep mecha dengan lampu depan LED bertema Starship Wing dan pelek alloy hitam berukuran 20 inci.