Dominasi pasar Multi Purpose Vehicle (MPV) premium di Indonesia mengalami pergeseran setelah Denza D9 mencatatkan angka distribusi yang signifikan pada April 2026. Kendaraan listrik asal China tersebut berhasil melampaui angka penjualan kompetitor utamanya, Toyota Alphard versi murah, dalam periode yang sama.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi Denza D9 menyentuh angka 1.032 unit sepanjang April 2026. Angka ini menunjukkan performa kuat di segmen mewah dibandingkan perolehan Toyota Alphard varian terendah yang hanya mencapai 173 unit, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Akumulasi penjualan selama empat bulan pertama tahun 2026 juga memperlihatkan tren serupa bagi kedua model tersebut. Denza D9 membukukan total pengiriman sebanyak 2.149 unit sejak Januari hingga April, sementara Toyota Alphard versi murah mencatatkan angka 401 unit.
| Model Kendaraan | Distribusi April 2026 | Total Januari-April 2026 |
|---|---|---|
| Denza D9 | 1.032 unit | 2.149 unit |
| Toyota Alphard (Versi Murah) | 173 unit | 401 unit |
Faktor harga menjadi salah satu pembeda utama di mana Denza D9 dipasarkan seharga Rp 950 juta. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan varian termurah Toyota Alphard yang dibanderol pada angka Rp 1,288 miliar di pasar domestik.
Aspek biaya kepemilikan juga dipengaruhi oleh kebijakan insentif pemerintah terhadap kendaraan listrik murni. Instruksi terbaru mewajibkan gubernur di seluruh Indonesia untuk membebaskan pajak mobil listrik, sehingga Denza D9 hanya dikenakan tarif SWDKLLJ sebesar Rp 143 ribu pada pembayaran STNK tahunan.
Sebaliknya, Toyota Alphard yang mengadopsi teknologi hybrid tetap dikenakan pajak tahunan hingga belasan juta rupiah. Kondisi ini terjadi karena model hybrid tidak mendapatkan insentif pembebasan pajak dan bea balik nama dari pemerintah meski memiliki NJKB yang bersaing.
Dari sisi spesifikasi, Toyota Alphard versi hybrid mengandalkan mesin A25A-FXS dengan tenaga 190 PS dan torsi 236 Nm. Sementara itu, varian bensin murni menggunakan mesin 2AR-FE yang menghasilkan tenaga 182 PS serta torsi 235 Nm yang disalurkan melalui transmisi CVT.
Denza D9 menawarkan performa melalui baterai BYD Blade (LFP) berkapasitas 103 kWh yang menggerakkan motor listrik bertenaga 230 kW. Paduan teknologi ini diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 600 km dalam kondisi baterai terisi penuh berdasarkan data spesifikasi teknis.