Dinas Pariwisata Kulon Progo bersama dunia usaha dan komunitas lokal membidik Waduk Sermo sebagai salah satu icon sport tourism di Yogyakarta melalui ajang lomba lari Sermo Run 2026 pada Minggu (19/7/2026). Kalender pariwisata tahunan ini dikembangkan untuk membangun ajang berkelanjutan dengan konsep konsisten.
Dilansir dari Detik Travel, waduk buatan yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soeharto ini berfungsi sebagai irigasi, air baku, serta tempat wisata panorama alam. Lokasi ini telah beberapa kali menjadi tempat penyelenggaraan ajang olahraga seperti lari dan triatlon.
Pemerintah daerah menargetkan kepesertaan mencapai 1.500 hingga 3.000 orang dari kalangan masyarakat umum, komunitas lari, pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan domestik dan mancanegara. Panitia menyediakan dua kategori lomba, yaitu 5 kilometer (5K) untuk keluarga serta pemula, dan 17 kilometer (17K) untuk pemburu prestasi.
Pendaftaran ajang bertema "Run The View, Own The Moment" ini dibuka sampai Kamis (2/7/2026) via aplikasi TIAS dengan biaya Rp175.000 untuk kelas 5K dan Rp250.000 untuk 17K. Peserta bakal mendapatkan jersey, medali, serta nomor dada yang dapat diambil pada Sabtu (18/7/2026) di Kantor Dinas Pariwisata Kulon Progo.
Rute perlombaan mengambil titik start di area parkir Waduk Sermo, di mana pelari kategori 17K akan mengitari kawasan waduk dengan fasilitas water station di beberapa titik. Pihak penyelenggara turut menyiapkan hadiah total puluhan juta rupiah, doorprize, hingga panggung hiburan penampilan DJ.
Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman memaparkan visi jangka panjang terkait pelaksanaan agenda rutin olahraga di kawasan waduk tersebut.
"Sermo Run memang ingin kami jadikan event tahunan di Kulon Progo," kata Sutarman, Kamis (21/5/2026).
Pengembangan konsep ini diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah secara masif.
"Tujuan utamanya mempromosikan potensi wisata Kulon Progo, mendorong pertumbuhan sport tourism, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hidup sehat," kata Sutarman.
Kondisi geografis wilayah juga dinilai memberikan keuntungan komparatif tersendiri dibanding wilayah lain di sekitarnya.
"Dari empat kabupaten dan satu kota di DIY, hanya Kulon Progo yang memiliki waduk. Banyak pelari kemungkinan tertarik berlari di Sermo," katanya.
Selain Sermo Run, Dinas Pariwisata Kulon Progo menjadwalkan agenda sport tourism lain seperti YIA Grow Run 2026, Kuliner Run 2026, Kabanar Run yang melewati Jembatan Kabanaran, serta Tour de Menoreh.